Denny Santoso, S. Kom, SAC. Dip., CSN

Indonesia Sport Nutritionist
Browse » Home » Opini » Snack Sehat di Kantor, Perlukah ?

Snack Sehat di Kantor, Perlukah ?

Kemarin ketika saya datang terlalu awal di airport Soekarno Hatta dalam perjalanan saya menuju Yogyakarta, saya menyempatkan diri membaca business week. Ada satu artikel yang sekilas sempat menarik perhatian saya. Diberitakan bahwa tunjangan kesehatan di perusahaan-perusahaan Amerika semakin tinggi dan menyebabkan pemborosan-pemborosan bagi perusahaan tersebut.

Kemudian perusahaan-perusahaan itu menyelidiki apakah penyebabnya? Ternyata menurut laporan mereka, konsumsi makanan yang tidak sehat, junk food, candies lah dan aktivitas karyawan yang hanya duduk seharian dan memakan makanan tidak sehat itulah penyebab banyaknya pemborosan di bidang tunjangan kesehatan tersebut.


Akhirnya, banyak perusahaan mengambil langkah “perbaikan” bagi para karyawannya dengan tujuan akhir juga untuk mengurangi pemborosan anggaran kesehatan. Dengan alasan meningkatkan kesehatan para karyawannya, banyak perusahaan mulai mengganti menu makanan di cafe-cafe kantornya dengan menu makanan sehat. Bahkan di Google, pada awalnya mereka mengganti semua snack dengan yang sehat, tetapi setelah menuai complain dari banyak staff mereka, akhirnya Google memberikan solusi 50:50. Tersedia menu snack sehat dan juga candies atau junk food secara seimbang di rak-rak tempat makanan gratis mereka.

Menurut pendapat saya, pendekatan ini sangat diperlukan di Indonesia, dimana pengetahuan mengenai kesehatan ini masih cukup rendah sehingga sangatlah sulit untuk mencari menu sehat apabila kita bekerja di kantor. Penyediaan makanan sehat oleh kantor tentunya sangat membantu kita dalam memperbaiki pola hidup sehat. Tetapi sangat disayangkan bahwa beberapa komentar yang masuk ke majalah business week mengatakan bahwa cara tersebut tidak berguna dan berat badan juga tidak menentukan kesehatan seseorang. Ada yang mengatakan bahwa memiliki berat badan berlebih tetapi tetap berolahraga masih lebih baik dibanding yang berat badannya cukup ideal tetapi cuma duduk di belakang meja dan tidak pernah berolahraga.

Ada juga yang membandingkan antara ‘telat kembali ke kantor’ gara-gara kegemukan dan tidak gesit dengan managemen yang perokok yang membuang-buang waktunya untuk merokok daripada untuk produktivitas bekerja. Yang memiliki berat badan lebih tidak mau dikatakan tidak gesit oleh management dan membalas mengatakan pihak management juga banyak yang perokok dan membuang-buang waktunya untuk hal yang tidak berguna.

Menurut saya pribadi, kesehatan adalah pilihan masing-masing pribadi, tidak perlu membanding-bandingkan dengan orang lain. Kita sehat, kita sakit, semua juga kita sendiri yang menghadapinya. Pemberian menu sehat dalam cafe-cafe perusahaan menurut saya sangatlah penting. Karena saat ini, kita semua menyadari, sangatlah sulit mencari solusi menu sehat untuk menunjang “our healthy lifestyle”. Nah beranjak dari sini, saya ingin sekali mengetahui bagaimana pendapat teman-teman semua tentang hal ini, perlukah menu sehat diperkenalkan di cafe-cafe perusahaan? Saya tunggu pendapatnya:)

Denny Santoso, S. Kom, SAC, Dip. CBA, Certified Sport Nutritionist
www.sportindo.com, www.dennysantoso.com - YM: cobramania
www.friendster.com/cobramania
Tips Latihan, Pola Makan dan Panduan Suplementasi Ultimate Nutrition

Posted in Opini

16 Responses to “Snack Sehat di Kantor, Perlukah ?”


dekky May 20th, 2008 at 11:58 am

tergantung siapa bos nya jika bos nya pak denny pasti dikasih snack siang malam

jika bos nya orang orang koloni seperti sekarang ini wow WOW…….. jagan kan dikasih snack dikasih air putih aja engak.
dibilang PARAH pikir sendiri aja yahhhhhhhh

Shirley May 20th, 2008 at 12:03 pm

Kesehatan adalah sebuah keputusan. bukan pilihan ataupun saran itulah yang menjadi pendapat saya secara pribadi.

Ketika kita memiliki tubuh yang sehat, secara otomatis, kekebalan tubuh kita juga semakin kuat yang mana kita jarang merasa lemas atau sakit. Sedikit melengkapi, tanpa kita sadari malas bergerak, menjadi lamban serat mudah lelah adalah akibat dari kurangnya olah raga. Ini yang sering diabaikan. Banyak orang berkomentar, ngak olah raga aja capek kok olah raga lagi. Namun ketika kita membiasakan diri berolah raga, maka kebiasaan hidup kita dengan sendirinya berubah. Misalnya kalo kita ingin sanggup berlari lebih kuat, kita mulai mengganti coca cola dengan susu. Atau yang simple aja, kita tang biasa makan camilan kripik mengganti dengan roti gandum. Alasan sederhana ya supaya bertenaga.

Pola Hidup sehat adalah keputusan yang harus diputuskan dan merupakan tanggung jawab pribadi. Ketika kita giat berolah raga, kita pasti menginginkan improvisasi. Salah satunya ingin bernafas lebih lama. Beberapa sahabat saya yang mulai rutin berolah raga, rata-rata mampu mengurangi jumlah asupan rokok yang mereka hisap memang saya hanya melihat sedikit sekali yg sudah berhasil berhenti (dalam 3-6 bulan ini).

Jika kita membandingkan antara konsumsi snack tidak sehat yang menurunkan effisiensi kerja dengan keterlambatan karena merokok adalah perbandingan yang sama-sama merugikan. Mengingat akibat dari keduanya sangat fatal. Rokok merusak paru-paru dan snack serta junk food meningkatkan kadar kolestrol, lemak dan darah tinggi. Orang yang punya kecenderungan merokok biasa kurang bisa berkonsentrasi ketika tubuhnya meminta kebutuhan nikotinnya dipenuhi. Some smokers bilang mereka sulit berkonsentrasi atau mendapat inspirasi kalau tidak merokok. Jelas sekali bagaimana ketergantungan pada nikotin menurunkan produktifitas. Disisi lain snack tidak sehat mengantar kita pada obesitas. Obesitas sendiri mempengaruhi kinerja otak dengan rawannya tubuh kita terserang:

HypertensionDengan bertambahnya beratnnya tubuh, tanpa disadari aktifitas dan intensitas kita dalam bergerak ataupun berolah raga cenderung menurun disusul tekanan darat cenderung meningkat. Meningkatnya tekanan darah ini membuat pembuluh arteries melemah dan cenderung semakin fragile. Jika pembuluh arteries rusak maka resiko terkena stroke meningkat. Jika sesorang terkena stroke (yang sulit disembuhkan secara sempurna) maka akan menurunkan tingkat konsentrasi dan ingatan secara drastis.

DiabetesSetiap tahunnya, penderita diabetes didunia meningkat sedikitnya 15%. Tingginya penderita obesitas memacu bertambahnya angka penderita kencing manis ini. Ternyata orang yang menderita diabetes kemampuan kerja otaknya cenderung menurun dan ingatannya menjadi kurang maksimal .

Adakah hubungan antara berat badan dengan kesehatan? Ada tentunya. Walaupun kita juga perlu aware apakah kelebihan berat badan itu disebabkan karena tingginya massa otot atau tingginya lemak dalam tubuh. Karena dengan melakukan olah raga beban biasannya tubuh kita menyusut (untuk cewek) massa otot kita meningkat namun berat badan ada kalanya tidak turun/mningkat. Kalo pun turun tidak akan turun drastic hanya 1-3 kg.

Solusinya:
beberapa perusahaan memasukkan jadwal merokok pada jadwal coffee break. Dan ada ruangan khusus yang cukup jauh supaya orang malas kesana (karena keterbatasan waktu juga) dan akhirnya tidak merokok. Untuk snack, beberapa perusahaan juga menyediakan snack sehat bukan yg siap saji. Jadi kayawan bisa memesan dari cafeteria. Seperti salad, juice, buah, sandwich. Mengingat adanya snack adalah sebagai penahan lapar sebelum makan siang/malam. Apa anda yakin anda kenyang setelah mengganjal perut anda dengan kripik atau permen? Semangkuk salad, segelas juice, ataupun segelas yoghurt dan sari dele will be a better choice.

Dengan adanya kebiasaan mengkonsumsi sesuatu yang sehat dipastikan kesehatan karyawan menjadi lebih baik dan pastinya kalo karyawan sehat makan pengeluaran untuk tunjangan kesehatan pasti menurun. Beberapa perusahaan besar malahan menyediakan pusat kebugaran di office bilding mereka guna meningkatkan kesehatan karywan yang juga meningkatkan efficiency dan kinerja karyawan mereka.

Hope it can help =)

Aheng - phoenix gym Jambi May 20th, 2008 at 3:46 pm

Perlu banget dunk…. Cm jarang banget d sediakan d kantoran gt. Apa lagi d kantin2 ny. . Klo ada pun pasti ga laku, kebanykan org2 lbh sk mum junk f00d. Klo d kantor aq sediain aja buat aq sendiri snack2 yg di perlukan. Paling gampang bw aja susu whey, roti gandum, oatmeal ato buah,y ga? Gampang simple n sehat lagi. . Kira2 gt aja d ko den. . :)

dekky May 20th, 2008 at 7:33 pm

jadi inti nya PERLU snack

Oke..

sory blom complite tadi

Denny Santoso May 20th, 2008 at 9:59 pm

@Shirley, thank you banget atas opininya yang cukup lengkap, semoga menginspirasi teman2 yang lain:)

eriXXX May 21st, 2008 at 9:39 am

Jelas penting lah…
Di kantor gw, cemilan yang disediain tuh paling sering goreng2an. Klo pas ada yg lagi baek ati, belinya J-Co.
Terus pas MCU, klo gw liat hasilnya, sebagian besar (>75%) kolesterolnya kacau (hypercholesterolemia, dyslipidemia, etc); hipertensi; & blm lagi ditambah lagi giginya ancur2an.
Tapi mnrt gw, klo disediain kantor gw, kynya g mungkin kale…. Soalnya bos g care ama yg gt-an. Selain itu, mereka2 merasa g ada keluhan kesehatan apa2 kok dengan pola makan yg sekarang ini (nggak kerasa, pdhl stlh di-MCU, hslnya g beres). So, spt kata Aheng, bakalan g laku deh.
Trs, jangankan di kantor, gw nyari produk2 diet di supermarket aja rada2 susah & variasi produknya jg dikit.
So, gw bawa snack/makanan sendiri aja dr rumah. Biarpun hrs sediain wkt luang untuk masak…

taufik97lubis May 21st, 2008 at 4:12 pm

Sangat setuju dengan artikel diatas, cuma untuk sampai dalam bentuk penyedian makanan di kantor saya rasa belum banyak, yang banyak mungkin penyediaan dalam bentuk “uang” utk olahraga karyawan2nya.
Kayaknya ide yang bagus itu kalau ada konsultan yang bisa menyediakan pola2 makanan yang sehat minimal untuk jam ngemil karyawannya jadi tidak makan2 minyak2 jenuh dari gorengan di pinggir jalan (walau sy kadang2 masih suka juga beli hehe).
Saya percaya kalau perusahaan memiliki karyawannya mayoritas melakukan yg olahraga rutin, pola makan sehat dan istirahat cukup adalah asset jangka panjang utk perusahaan tsb. Salah contohnya adalah lebih efisien perusahaan mencegah karyawan sakit daripada melakukan pengobatan terhadap karyawannya.
Karena di perusahaan saya cuma memberi intensif untuk olahraga ya saya pakai optimum aja dalam bentuk fitness dan ambil PT (personal trainer) sehingga saya bisa diskusi pola hidup sehat itu seperti apa. Thanks juga buat Denny untuk advice2 nya di blog nya. Good luck.

Denny Santoso May 22nd, 2008 at 4:44 pm

Thanks buat Taufik juga untuk inputan2nya :) Semoga ide2 dalam blog ini bisa membantu banyak orang, dan sekaligus mungkin bisa menjadi ide bisnis untuk bbrp pihak tertentu (seperti penyediaan snack sehat untuk perusahaan2?). Who knows?:)

Aheng - phoenix gym Jambi May 29th, 2008 at 1:01 pm

Bagi tmn2 yg bingung cr snack bt d kantoran gt, g usulin snack yg biasa aq mkn d kantor. Mau?? Aq biasa buat jus tlr putih cmpur buah2an (pisang,nanas,pepaya). Agak serem sih pas nyampe d mulut tp ga gt amis c0z ud kecampur dg buah2an jd aroma ny agak wangi. Biasa aq minum wkt sore 1jam gt sblm latihan,he5. . Nah ko denny kira2 bisa ks c0ment bt snack yg aq ngo di atas? :) kr2 membahaya kan ga bg tmn2?

Denny Santoso May 30th, 2008 at 5:23 pm

Putih telur mentah????

Aheng May 30th, 2008 at 8:51 pm

Bkn la ko. . Mentah kan msh bnyk bakteri mn bgs bt kt. Tlr pth ny d rebus dl ampe mateng bener trs d pot0ng dadu ama buah2 ny jg d p0t0ng lalu di mskin k blender ks air dkt gt. Gmn t ko? Bgs ato ga? Apa d blender gt ad mengurangi kadar protein ny? :)

Denny Santoso May 30th, 2008 at 9:46 pm

Gpp sih kl doyan:)) hahaha

Ahenk jbi. May 31st, 2008 at 7:44 am

Ga ad efek apa2 y ko? Loh k0q ktw ko? D blender gt ga masalah kan ko? Soalny klo ga d blender susah mkn ny.

poetry June 2nd, 2008 at 5:59 pm

perlu banget ciy sebenernya..
thx god nya bos kuw cewe..n pas dy tau ak fitnez n jaga pola makan,dia jadi ikut2an,alhasil setiap hari di kulkas selalu tersedia yoghurt,buah2an,oatmeal n roti gandum…(dibeliin kantor loh..lumayan kan buat penghematan..hehe)
meskipun seringna aq yang ngabisin secara doi lebih banyak rapat,hehehe…n juga karna ga ad orang lain selain diriku dan dirinya,hihi… :D

Denny Santoso June 4th, 2008 at 4:40 pm

@ahenk: Kalau diblender ya seratnya jadi ilang, gitu aja sih.

Lisa August 28th, 2008 at 10:38 am

Mengenai snack di kantor sepertinya perlu, karena memang tidak ada yang jual di kantin, mini market, atau di sekitar kantor…..T_T

adanya hal2x yang sangat junk seperti gorengan,dll—-> tidak bagus memank….jadi kadang saya beli juice alpukat tanpa susu dan gula—–>susah juga minumnya :D, roti gandum ma oatmeal….

makanan kecil atau snack yang sehat menurut saya dapat membantu mensosialisasikan pola hidup sehat perlahan2x……

yah kalau memang tidak ada yang bener2x snack sehat yah mungkin kita harus lebih selektif dalam memilih makanan yang baik……

kalau ada yang buka stand saya mau ikutan beli dunk haha……^^



Leave a Reply