Denny Santoso, S. Kom, SAC. Dip., CSN

Indonesia Sport Nutritionist
Browse » Home » Diet, Nutrition » Minyak Goreng, Mana yang Terbaik?

Minyak Goreng, Mana yang Terbaik?

Bagi Anda yang mulai berdiet, tentunya banyak sekali informasi yang mengatakan hanya makan yang rebus-rebus saja dan tidak boleh sama sekali makan gorengan. Apakah kita harus selamanya menderita seperti itu?

Larangan untuk memakan makanan yang mengandung minyak goreng sebenarnya agak sedikit membingungkan. Ada 2 hal penting yang perlu diperhatikan, yaitu yang pertama pengurangan minyak goreng akan mengurangi kalori yang masuk ke tubuh kita karena 1gram lemak = 9 kalori. Cukup tinggi dan takut akan menggemukkan. Tetapi bukan berarti tubuh kita tidak boleh kemasukkan minyak sama sekali. Hal yang kedua yang tidak kalah pentingnya adalah tubuh kita membutuhkan lemak yang bisa di dapat dari minyak goreng, tetapi dari sekian banyaknya macam minyak goreng. Manakah yang sehat untuk tubuh kita?

 

Lemak dikategorikan menjadi 2 bagian utama. 

Yang pertama adalah lemak jelek yaitu Saturated Fat dan Trans Fat.

 

Saturated Fat meningkatkan total kolesterol dalam darah dan terutama meningkatkan LDL
Trans Fat meningkatkan LDL dan menurunkan HDL

 

Yang kedua adalah lemak baik yang kita butuhkan yaitu Monounsaturated Fat dan Polyunsaturated Fat

 

Monounsaturated Fat menurunkan total kolesterol dalam darah terutama LDL dan meningkatkan HDL
Polyunsaturated Fat menurunkan total kolesterol dalam darah terutama LDL

 

Setelah melihat penjelasan diatas, kita tahu bahwa kita harus memilih minyak dengan kandungan monounsaturated dan polyunsaturated yang lebih banyak daripada golongan dari lemak jelek tersebut.

Berikut saya berikan daftar grafik perbandingan berbagai macam minyak yang dapat kita gunakan sehingga kita bisa memilih lebih bijak lagi.

Saran saya, gunakan canola oil untuk menggoreng, still the best. Tetapi tetap jangan terlalu panas, jangan dipakai menggoreng berulang kali supaya minyaknya tidak rusak.

Denny Santoso, S. Kom, SAC, Dip. CBA, Certified Sport Nutritionist
www.sportindo.com, www.dennysantoso.com - YM: cobramania
www.friendster.com/cobramania
Tips Latihan, Pola Makan dan Panduan Suplementasi Ultimate Nutrition

Tags: , ,

Posted in Diet, Nutrition

13 Responses to “Minyak Goreng, Mana yang Terbaik?”


ronald August 15th, 2008 at 4:48 pm

yg termasuk minyak canola itu apa pak denny?saya ga tau soalnya baru terjun kedunia fitness.selama ini saya emang ga pernah perhatian sm apa yg dimakan sampai akhirnya saya punya masalah obesitas,asam urat dan jantung.mohon penjelasannya.trims

Denny Santoso August 15th, 2008 at 5:19 pm

minyak canola ya minyak canola, ada koq dijual di supermarket2 gitu, cuman memang harganya lebih mahal daripada minyak biasa.

IvanFX August 18th, 2008 at 10:32 pm

jadi paling bahaya ya tetep minyak goreng kayak bimoli dll ya pak?

Denny Santoso August 23rd, 2008 at 4:01 pm

Well, bisa dilihat kan dari grafiknya, tinggal cari tau aja bahan minyaknya apa dulu :)

baktiar August 31st, 2008 at 3:49 pm

klo coconut oil itu apa sama dengan minyak kelapa(klentik) yg biasanya orang2 didesa buat itu ya?

Jack_internasional September 1st, 2008 at 6:06 am

Kalo Minyak Cooking Spray itu apa lagi ya bung denni..? sama gak kayak Canola Oil..? Dimana Kita bisa mendapatkan Cooking Spray..? dan kalo dari rasa, mana yang lebih enak? cooking Spray atau Canola Oil..?

Denny Santoso September 1st, 2008 at 12:35 pm

@Baktiar, yes, kelapa = coconut oil, one of the worst and cheapest :)

@Jack, cooking spray tuh bentuknya spray, isinya ga ada oil nya, itu cooking spray artinya spray untuk masak, buat pelicin doank. Tubuh kita butuh oil (yang sehat tentunya). Jadi kalau dibandingkan, jelas tergantung kebutuhan. Kalau rasa, cooking spray ga enak :))

IvanFX September 9th, 2008 at 9:37 pm

saya udah pakai canola oil ni buat goreng2 telor segala, kalau soal rasa emang lebih GURIH pakai minyak kelapa, tp canola ini rasanya sangat soft!

jadi ya kurang seru seh buat dinikmati, tp buat kesehatan pancen oye bgt, ya gak pak? hehe

Denny Santoso September 10th, 2008 at 6:27 pm

@Ivan, youre right :) tinggal pilih goalnya aja dalam menentukan pilihan, ya ga ?:)

oscar September 14th, 2008 at 8:41 am

tanya sedikit,walaupun minyak canola ataupun olive oil,apakah tetap baik jika dalam penggunaannya untuk penggorengan ??
krn banyak buku dari luar negeri yang menyaranakan menghindari bentuk gorengan,walaupun dengan minyak yg baik sekalipun dengan alasan jika panas minyak sdh samapai titik puncak,maka minyak itu akan menurun kualitasnya.
jika memang blh dipakai untuk menggoreng,apakah ada tips dari ko Denny untuk masalah di atas ??

Denny Santoso September 15th, 2008 at 8:22 am

@Oscar, yes, cuman dibuat sebentar aja, tidak boleh sampe dibuat merendam makanan dalam kondisi panas, karena oilnya akan rusak. Beberapa olive oil ada yang bisa dibuat menggoreng sih, ada tulisan ‘frying’ biasanya di botolnya. Tetapi itu harganya cukup mahal, saya pernah liat di kemchick.

willy September 26th, 2008 at 10:20 pm

cuma masukan mungkin agak melenceng sedikit.. saya dapet ini dari acara Oprah Show with Dr. Oz… hati2 dalam memilih makanan, periksa ingredients, apabila tertulis mengandung partially hydrogenated oil (or something like that), sebaiknya jangan dipilih, karena minyak tersebut adalah minyak yang mengandung saturated fats, yang sangat jelas tidak bagus untuk tubuh.

Sri Wuryaningsih October 27th, 2008 at 8:43 pm

Postingnya sangat - sangat bermanfaat bagi kesehatan, informasi - informasi ini sudah lama saya cari, terima kasih

http://wuryan.wordpress,com



Leave a Reply