Minyak Goreng, Mana yang Terbaik?
Bagi Anda yang mulai berdiet, tentunya banyak sekali informasi yang mengatakan hanya makan yang rebus-rebus saja dan tidak boleh sama sekali makan gorengan. Apakah kita harus selamanya menderita seperti itu?
Larangan untuk memakan makanan yang mengandung minyak goreng sebenarnya agak sedikit membingungkan. Ada 2 hal penting yang perlu diperhatikan, yaitu yang pertama pengurangan minyak goreng akan mengurangi kalori yang masuk ke tubuh kita karena 1gram lemak = 9 kalori. Cukup tinggi dan takut akan menggemukkan. Tetapi bukan berarti tubuh kita tidak boleh kemasukkan minyak sama sekali. Hal yang kedua yang tidak kalah pentingnya adalah tubuh kita membutuhkan lemak yang bisa di dapat dari minyak goreng, tetapi dari sekian banyaknya macam minyak goreng. Manakah yang sehat untuk tubuh kita?
Lemak dikategorikan menjadi 2 bagian utama.
Yang pertama adalah lemak jelek yaitu Saturated Fat dan Trans Fat.
| Saturated Fat | meningkatkan total kolesterol dalam darah dan terutama meningkatkan LDL |
|---|---|
| Trans Fat | meningkatkan LDL dan menurunkan HDL |
Yang kedua adalah lemak baik yang kita butuhkan yaitu Monounsaturated Fat dan Polyunsaturated Fat
| Monounsaturated Fat | menurunkan total kolesterol dalam darah terutama LDL dan meningkatkan HDL |
|---|---|
| Polyunsaturated Fat | menurunkan total kolesterol dalam darah terutama LDL |
Setelah melihat penjelasan diatas, kita tahu bahwa kita harus memilih minyak dengan kandungan monounsaturated dan polyunsaturated yang lebih banyak daripada golongan dari lemak jelek tersebut.
Berikut saya berikan daftar grafik perbandingan berbagai macam minyak yang dapat kita gunakan sehingga kita bisa memilih lebih bijak lagi.
Saran saya, gunakan canola oil untuk menggoreng, still the best. Tetapi tetap jangan terlalu panas, jangan dipakai menggoreng berulang kali supaya minyaknya tidak rusak.








yg termasuk minyak canola itu apa pak denny?saya ga tau soalnya baru terjun kedunia fitness.selama ini saya emang ga pernah perhatian sm apa yg dimakan sampai akhirnya saya punya masalah obesitas,asam urat dan jantung.mohon penjelasannya.trims
minyak canola ya minyak canola, ada koq dijual di supermarket2 gitu, cuman memang harganya lebih mahal daripada minyak biasa.
jadi paling bahaya ya tetep minyak goreng kayak bimoli dll ya pak?
Well, bisa dilihat kan dari grafiknya, tinggal cari tau aja bahan minyaknya apa dulu
klo coconut oil itu apa sama dengan minyak kelapa(klentik) yg biasanya orang2 didesa buat itu ya?
Kalo Minyak Cooking Spray itu apa lagi ya bung denni..? sama gak kayak Canola Oil..? Dimana Kita bisa mendapatkan Cooking Spray..? dan kalo dari rasa, mana yang lebih enak? cooking Spray atau Canola Oil..?
@Baktiar, yes, kelapa = coconut oil, one of the worst and cheapest
@Jack, cooking spray tuh bentuknya spray, isinya ga ada oil nya, itu cooking spray artinya spray untuk masak, buat pelicin doank. Tubuh kita butuh oil (yang sehat tentunya). Jadi kalau dibandingkan, jelas tergantung kebutuhan. Kalau rasa, cooking spray ga enak
)
saya udah pakai canola oil ni buat goreng2 telor segala, kalau soal rasa emang lebih GURIH pakai minyak kelapa, tp canola ini rasanya sangat soft!
jadi ya kurang seru seh buat dinikmati, tp buat kesehatan pancen oye bgt, ya gak pak? hehe
@Ivan, youre right
tinggal pilih goalnya aja dalam menentukan pilihan, ya ga ?:)
tanya sedikit,walaupun minyak canola ataupun olive oil,apakah tetap baik jika dalam penggunaannya untuk penggorengan ??
krn banyak buku dari luar negeri yang menyaranakan menghindari bentuk gorengan,walaupun dengan minyak yg baik sekalipun dengan alasan jika panas minyak sdh samapai titik puncak,maka minyak itu akan menurun kualitasnya.
jika memang blh dipakai untuk menggoreng,apakah ada tips dari ko Denny untuk masalah di atas ??
@Oscar, yes, cuman dibuat sebentar aja, tidak boleh sampe dibuat merendam makanan dalam kondisi panas, karena oilnya akan rusak. Beberapa olive oil ada yang bisa dibuat menggoreng sih, ada tulisan ‘frying’ biasanya di botolnya. Tetapi itu harganya cukup mahal, saya pernah liat di kemchick.
cuma masukan mungkin agak melenceng sedikit.. saya dapet ini dari acara Oprah Show with Dr. Oz… hati2 dalam memilih makanan, periksa ingredients, apabila tertulis mengandung partially hydrogenated oil (or something like that), sebaiknya jangan dipilih, karena minyak tersebut adalah minyak yang mengandung saturated fats, yang sangat jelas tidak bagus untuk tubuh.
Postingnya sangat – sangat bermanfaat bagi kesehatan, informasi – informasi ini sudah lama saya cari, terima kasih
http://wuryan.wordpress,com
Alo koh Denny…
Kalo selama ini saya udah pake Corn Oil?
Udah lumayan kan?
Ato harus ganti ke Canola Oil?
Thanx.
^better sih pakai canola oil
selain lebih baik, canola oil tahan panas
CANOLA = CANadian Oil, Low erucic Acid…
sudah pernah pakai Olive Oil, kemudian pindah ke Canola Oil karena harganya lebih murah..
kenapa bisa seperti itu ya? padahal kualitasnya lebih baik yg Canola Oil kan?
saat ini saya berpindah lagi dengan memakai Olive Oil karena ada teman impor dalam partai besar untuk perusahaan kosmetiknya…yang seperti itu bagus ga ya? kita semua pakai buat menggoreng lho…
well…tapi melihat postingan di atas tampaknya mau berpindah saja ke Canola Oil lagi..
merk yang paling bagus untuk Canola Oil apa ya? Dougo? Bernoulli? kok saya baca kandungan lemaknya beda2…trus harganya juga beda2…
ga mungkin donk asal aja pilih yang mahal…heheheh
Semisal ingin bentuk perut sixpacks, apakah masih bisa terlihat sixpacksnya kalau tiap hari mengkonsumsi makanan dengan memasaknya dengan canola oil ataupun olive oil?
Thanks.
@Robert Sinto: Dougo bagus koq
@dasti: tergantung jumlah dan makanan lainnya jg
Hmm, kalo misal masak dengan canola oil itu cuman untuk memasak omelet di pagi hari saja apakah tidak masalah utk memunculkan six packs?
@dasti: tidak masalah
lemak trans dan lemak jenuh tuh beda apa enggak ya?
saya masih bingung..
kemaren liat di salah satu produk margarine, katanya bebas lemak trans, dan memang di kandungan gizinya lemak trans=0, tapi tetep ada lemak jenuh..
itu gimana ya?
makasih…
beda, lemak trans adalah lemak hasil hidrogenasi minyak, yang sangat jelek bagi tubuh kita, merupakan pencetus berbagai macam penyakit seperti stroke dan penyakit jantung, sedangkan lemak jenuh lebih umum dan lebih “tidak berbahaya” dari trans fat.
untuk trans fat memang sebaik mungkin dihindari, dan lemak jenuh sebanyak mungkin dikurangi walaupun untuk dihilangkan sulit sekali. pilih lemak tak jenuh tunggal dan ganda untuk makanan anda.
Saya baru mulai mencari tau ttg Canola Oil karena teman saya yang sakit lupus minta tolong ke saya untuk nyari Canola Oil.
Kata temenku, dia dapat info bahwa Canola Oil baik untuk memasak makanan bagi penderita lupus.Kami tinggal di Medan jadi agak susah nyari Canola Oil.Ada info Canola Oil dapat dibeli dimana? Thanks atas bantuannya Pak Denny.GBU.
anola oil dapat diperoleh di supermarket pada umumnya, tetapi jika belum tersedia di daerah anda, anda dapat menggunakan olive oil jg. Canola oil disarankan karena canola oil mengandung lemak baik yang dapat menurunkan kolesterol dan juga tidak rusak ketika digunakan untuk memasak. beda dengan minyak goreng lain yang akan rusak begitu terkena panas sehingga anda mendapat kolesterol dan lemak jenuh dari minyak goreng pada umumnya.
saya mau tanya juga.
beberapa teman ada yg bilang ktnya olive oil tdk bisa buat goreng2an (mis.menggoreng ikan -deep fried-),hanya blh untuk panggang krn oilnya rusak dan malah membahayakan. tp tmn yg lain ada yg bilang boleh. saya jg bingung.
lalu,canola oil itu boleh dipakai untuk deep fried gt ya?
jadi sbaiknya saya menggunakan canola oil untuk goreng2an gt?
olive oil memang rusak pada suhu tinggi
untuk suhu tinggi gunakan canola oil
ya, lebih baik pakai canola oil
tp klo lagi program diet coba dikurangi saja gorengan krn mau tidak mau lemaknya masih banyak
Hai Denny,
Saya baru baca website km dr seorng teman, juga skrg lagi baca buku kamu.
Semangat saya tumbuh lagi untuk coba DIET lagi, krn selama ini ngak prnh sukses, juga saya ke gym tapi …ya itu, gak ada hasilnya.
Buku kamu singkat dan jelas sekali, panduan seperti itu tidak prnh saya temukan dibuku manapun yg sy baca selama ini.
Semoga saya bisa sukses kali ini.
Terima kasih Denny.
Terima kasih, semoga sukses
Koh skrg saya sdg dlm prog.diet.skrg ni saya memakai minyak kedelai apakh tdk akan membantu dlm diet saya?saya hnya menggunakn minyak kdelai untk menumis dan menggoreng kadang2.
Lalu olahraga yg plg jitu apa y?kbetulan saya suka berenang.trims
@rizky: gunakan minyak canola saja, renang boleh, lebih baik lg klo ditambah angkat beban.
infonya bagus banget deh….
tapi masi pengen nanya ni,
unutk numis masak dan lain lain lebih bagus pake canola oil yah? karena bisa unutk sushu panas yang tinggi?
kalo olive oil tidak bisa unutk masak? karena tidak tahan pada suhu panas yang tinggi?
memang kalau terkena suhu yang tinggi bisa berakibat apa yah tuh oliveoil?
thank u
oh iya 1 lagi,
kalo avocado iol bisa unutk masak?
merek apa yang bagus?
@flo: olive tidak bisa untuk masak. kalau kena suhu tinggi nanti minyaknya rusak, sama aja kyk minyak jenuh. the best untuk masak tetap canola oil
terus menurut ini gmn?
http://www.truthaboutabs.com/the-canola-oil-deception.html
salahkah???
@zub: coba dipelajari lagi dari beberapa sumber.
Saya mau tanya mengenai minyak kelapa
VCO , virgin coconut oil.Thanks.
koh denny..
misalnya kita menggoreng ayam dengan minyak canola, berarti ayamnya bebas kita konsumsi tanpa takut gemuk lg ??
berarti udah free cholestrol dan lemak dong ?
saya membaca dimajalah sportindo, tentang komentar anda. Bahwa setelah fitnes timbullah radikal bebas….dulu sebelum saya tau…setelah fitnes saya lapar banget….tongkrong dipenjual gorengan, kadang habis 3-5 Tempe….apakah hal tersebut yang membuat saya jadi kena trygyceride……Apakah bisa disembuhkan dengan cara minum suplemen dan fitnes….karena udah saya coba omega3 tapi sama aja. tks
Dear,
Saya coba bantu jawab ya,
@Anton Medangym:
Bukan berarti seperti itu. Minyak canola ya tetap saja mengandung lemak, dan ayam pun juga mengandung lemak. Jadi tetap saja bisa bikin gemuk kalau konsumsinya berlebihan. Jadi untuk ayam sudah berlemak dan berkolesterol, sedangkan minyak canola bukan bebas lemak tapi pilihan terbaik, tapi memang sebaiknya makanan yang digoreng dibatasi konsumsinya.
@Triaz:Untuk mengatasi hipertrigliseridemia atau kadar trigliserida darah yang tinggi, maka caranya adalah dengan berolahraga teratur serta mengatur diet dengan membatasi konsumsi karbohidrat (terutama karbohidrat simple atau cepat serap) dan lemak (terutama lemak jenuh). Suplemen akan membantu tetapi hasilnya akan jauh lebih optimal jika Anda juga melakukan terapi melalui pengaturan diet dan olahraga untuk memperbaiki profil lemak darah Anda.
Semoga bisa membantu.
Pak, mau tanya nih:
1. Kalau menumis itu supaya lemak baik dalam minyak canola tidak rusak itu berapa menit ya? atau ada tanda2nya? apa saja yang perlu diperhatikan?Kalau untuk dibikin oseng2 bawang putih+merah terus langsung dibikin untuk tempe boleh nda ya? nda dipanaskan gt deh? cuman 5 menit semuanya itu?
2. berapa sendok minyak canola maksiumum yang saya gunakan?
3. kecap yang bagus apa ya?
thx!
Berdasarkan website mazola
http://www.mazola.com/images/chart2Small.gif
kenapa canola tidak bisa deep frying?
bbedanya deep-frying ama stir frying apa ya?
thx!
Dear Albio,
1.Untuk oseng-oseng atau menumis hanya butuh waktu yang singkat,jadi lebih baik.Jika terlalu panas,minyak akan teroksidasi.
2.Meskipun menggunakan minyak canola, tapi sebaiknya penggunaannya juga dibatasi,karena lemak juga sudah kita dapatkan dari berbagai makanan sehari-hari.
3.Lebih disarankan gunakan kecap diet yang rendah gula dan rendah natrium.
Untuk stir frying itu seperti menumis, sedangkan deep frying adalah menggoreng dalam minyak yang banyak,sampai bahan makanan itu terendam minyak.Dan jika dengan deep frying, maka minyak yang terserap dalam bahan makanan akan makin banyak, jadi sebaiknya dibatasi bahkan dihindari cara pengolahan ini.
Semoga membantu.
Hai semuanya,
Wah thanks deh:
Tanya nih terus dengan minyak canola:
1. Cara memasak apa yang paling sehat? Baking, broiling, atau grilling? Peralatan masak apa saja yang sehat dan murah untuk mengolah salmon?
2. Apa perbedaan pengaruh nutrisi makanan ketika dibroil, di bake, atau di grill? Mana yang bs menghilangkan lemak paling banyak?
3. Resep yang saya dapat darii internet ini manakah yang tersehat? Beri saran ya!
Trims!
Microwave yang digunakan dalah: microwave oven double convection
A. Cara Mebake Salmon Dengan Panasonic Oven Microwave
(Alat & bahan yang dibutuhkan: microwave oven, brush, baking pan, alumunium foil, salmon fillet 0.4 kg, minyak, LONG HANDLED TOOLS)
Canola)
1. Pre-heat microwave oven dan baking pan
2. Bungkus ikan fillet salmon yang telah dibrush tipis-tipis dengan minyak dengan foil, taruh di atas baking pan/baking rack.
3. Bake salmon dengan pilihan menu bake cookies selama kurang lebih 5 menit
(dengan catatan ikan salmon/tuna fillet tebalnya adalah 1,3 cm dengan massa 0,36 kg)
B. Cara Megrill Salmon Dengan Panasonic Oven Microwave
(Alat & bahan yang dibutuhkan: microwave oven, brush, grill pan, alumunium foil, salmon fillet 0.4 kg, minyak, LONG HANDLED TOOLS)
Canola)
1. Pre-heat microwave oven dan Grill rack
2. Taruh ikan fillet salmon yang telah dibrush tipis-tipis dengan minyak dengan foil di atas grill rack
(kira-kira 4 cm dari bawah/ pusat heat microwave oven)
3. Grill salmon dengan pilihan menu grill fish dengan pilihan heat dari bawah selama kurang lebih 5 menit
(dengan catatan ikan salmon/tuna fillet tebalnya adalah 1,3 cm dengan massa 0,36 kg)
B. Cara Mebroil Salmon Dengan Panasonic Oven Microwave
(Alat & bahan yang dibutuhkan: microwave oven, brush, broil pan, alumunium foil, salmon fillet 0.4 kg, minyak, LONG HANDLED TOOLS)
Canola)
1. Pre-heat microwave oven dan broil pan
2. Taruh ikan fillet salmon yang telah dibrush tipis-tipis dengan minyak dengan foil di atas grill rack
(kira-kira 4 cm dari atas/ pusat heat microwave oven)
3. Broil salmon dengan pilihan menu grill fish dengan pilihan heat dari atas selama kurang lebih 5 menit
(dengan catatan ikan salmon/tuna fillet tebalnya adalah 1,3 cm dengan massa 0,36 kg)
Terima kasih!
Dear Albio,
1. Baik baking, broiling ataupun grilling adalah cara pengolahan yang bagus. Karena idealnya pengolahan makanan boleh dimasak apa saja asal tidak digoreng, disantan atau dimasak yang terlalu manis. Namun untuk peralatan memasaknya perlu Anda perhatikan jika Anda menggunakan microwave, antara lain seperti jangan gunakan wadah dari logam, sebaiknya Anda gunakan peralatan yang memang dibuat untuk penggunaan dalam oven microwave
2.Pada dasarnya, semua proses pemanasan akan menurunkan kadar lemak dalam bahan makanan. Namun demikian, sebaiknya Anda hindari atau batasi pengolahan dengan menggoreng karena proses pemanasan akan menyebabkan kandungan lemak dalam minyak itu rusak dan malah terbentuk polimerisasi beracun terutama jika penggorengan dilakukan berulang atau dengan suhu sangat tinggi.
3.Untuk resepnya pada dasarnya hampir sama, sehingga tidak masalah untuk memilih yang mana pun, yang penting jika menggunakan minyak, sebaiknya pilih minyak canola.
Semoga membantu.
Kalo canola sama apricot kernel oil dan almond oil gimana perbandingannya ya pak? kan suhunya lebih tinggi dalam berasapnya. Cuman kandungan omega-6nya lbh tinggi tuh drpd omega-3nya.
Dear Albio,
Untuk almond oil justru lebih rendah titik asapnya dibandingkan dengan canola oil. Kalau apricot kernel oil juga bagus, tapi harganya cukup mahal dan lebih umum digunakan untuk perawatan kulit.
Semoga bisa membantu.
Tp katanya spectrum organic 490f ttk asapny. Belinya dimana ya pak? Trims
Dear Albio,
Produk spectrum yang apa? Canola oil?Kalau canola oil sekitar 470-475 F.Mungkin bisa search di internet juga untuk informasinya.
Semoga membantu.
mo tanya nih???
klo minyak jagung baik nd???
apa bedanya sm minyak canola???
trims…
Dear Andri,
ya,minyak jagung juga mengandung lemak tak jenuh yang merupakan lemak baik. Tapi kalau untuk menggoreng tetap disarankan canola karena lebih tahan panas daripada corn oil.
Semoga bisa membantu.
Mau tanya, jd kalo menumis pk olive oil itu berbahaya ya?
Walaupun sebelum minyak dimasukan ke kuali, kualinya dipanaskan terlebih dahulu?
Soalnya sudah 2bulan ini saya menumis dengan cara begitu dan memakai olive oil.
Apakah dampaknya berbahaya kl saya terus2an menumis sayur dgn cr seperti itu? In case saya br beli 1botol lagi olive oil, setelah itu saya br mau cr canola oil.
Thx.
Dear Vanda,
Kalau suhunya terlalu tinggi memang bisa jadi malah berbahaya karena minyaknya bisa rusak.Anda bisa menggunakannya untuk menumis asalkan suhunya kurang dari 200 derajat Celcius.
Semoga membantu.
saya udah fitnes 2 bulan, berat badan udah turun tapi kenapa lemak diperut belum juga hilang?
Dear Sigit,
Bagaimana pola makannya? Pola makannya juga seperti apa? Karena tubuh kitalah yang mengatur lemak di bagian mana dulu yang akan dibakar, jadi Anda juga harus melatih semua bagian tubuh secara global.
Semoga bisa membantu.
how about grapeseed oil, nga ada daftar kandungannnya ya? soalnya grapeseed oil bagus buat kulit, jd bisa sekalian, berhubung banyak mengandung polyunsaturated fats juga kan? trus bisa buat masak nga?
thanx…
Dear jean,
Untuk grape seed oil memang titik didihnya tinggi sehingga bisa juga digunakan untuk memasak, tapi kandungan asam lemak tak jenuh Omega 3 nya tidak sebanyak canola oil, kalau grape seed tinggi asam lemak omega 6 saja, tapi kalau canola oil tinggi omega 3,6 dan 9.
Semoga bisa membantu.
mari kita berpikir secara jernih,dan lihat fakta yang sebenarnya.
Bagi kita semua, memilih jenis minyak goreng sama pentingnya dengan menentukan kualitas minyak dan melakukan penggorengan sendiri di rumah. Karena ada banyak jenis minyak goreng yang sering digembar-gemborkan aman bagi kesehatan, ternyata justru memiliki potensi bahaya.
Yang jelas-jelas tidak aman adalah minyak jelantah. Minyak jelantah adalah minyak yang sudah pernah dipakai, sehingga sudah mengandung akrilamida, radikal bebas, dan asam lemak trans. Terlebih kalau warnanya sudah kecoklatan, dan teksturnya kental. Kalau dipanaskan lagi, semakin tinggi kandungan senyawa-senyawa karsinogenik tersebut di dalamnya.
Struktur molekul minyak juga memiliki pengaruh penting. Menurut Iwan T. Budiarso, dengan memperhatikan struktur molekulnya minyak dapat dibedakan atas bermacam-macam jenis.
Berdasarkan ada atau tidaknya ikatan ganda dalam struktur molekulnya, minyak dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yakni:
(1) minyak dengan asam lemak jenuh (saturated fatty acids)
Asam lemak jenuh antara lain terdapat pada air susu ibu (asam laurat) dan minyak kelapa. Sifatnya stabil dan tidak mudah bereaksi/berubah menjadi asam lemak jenis lain.
(2) minyak dengan asam lemak tak jenuh tunggal (mono-unsaturated fatty acids) maupun majemuk (poly-unsaturated fatty acids)
Asam lemak tak jenuh memiliki ikatan atom karbon rangkap yang mudah terurai dan bereaksi dengan senyawa lain, sampai mendapatkan komposisi yang stabil berupa asam lemak jenuh. Semakin banyak jumlah ikatan rangkap itu (poly-unsaturated), semakin mudah bereaksi/berubah minyak tersebut.
Asam lemak tak jenuh (omega 3, omega 6, omega 9) sering dipromosikan memiliki banyak manfaat, antara lain menurunkan “kolesterol jahat” (LDL = low density lipoprotein) dan mencegah serangan jantung. Banyak terdapat pada minyak sayur seperti minyak kedelai, minyak canola, minyak bunga matahari, minyak kelapa sawit, dll.
Sayangnya mereka tidak mencantumkan peringatan bahwa asam lemak tak jenuh hanya baik bila langsung dikonsumsi TANPA DIOLAH/DIPANASKAN dulu; juga jumlahnya tak boleh lebih dari 4 gram sehari. Karena jika dipakai untuk menggoreng, asam lemak tak jenuh justru lebih mudah membentuk akrilamida, radikal bebas, dan lemak trans yang berbahaya!
(3) minyak dengan asam lemak trans (trans fatty acid)
Asam lemak trans banyak terdapat pada lemak hewan, margarin, mentega, minyak terhidrogenasi, dan terbentuk dari proses penggorengan. Selain karsinogenik, lemak trans meningkatkan kadar kolesterol jahat, menurunkan kadar kolesterol baik, dan menyebabkan bayi-bayi lahir prematur.
PANJANG-PENDEK RANTAI KARBON
Selain dibedakan berdasarkan struktur molekulnya, minyak dapat dibedakan berdasarkan panjang-pendek rantai karbonnya. Minyak kelapa merupakan minyak yang 92%-nya mempunyai panjang rantai karbon sedang (medium chain fatty acids=MCFA). 50% di antaranya merupakan asam laurat seperti terdapat pada air susu ibu, yang dapat membunuh berbagai kuman, virus, dan parasit. Molekulnya terdiri atas 12 atom karbon yang diikat jenuh (tidak ada ikatan ganda).
Minyak dengan rantai karbon pendek dan sedang dapat langsung diserap oleh tubuh tanpa melalui proses cerna yang berbelit-belit. Langsung dibawa ke hati untuk diubah menjadi energi untuk meningkatkan fungsi kelenjar endokrin, organ, serta jaringan-jaringan tubuh.
Minyak sayur pada umumnya tergolong asam lemak rantai panjang (long chain fatty acids = LCFA), yang terdiri atas 18 atom karbon atau lebih. Ukuran molekulnya besar-besar, sehingga perlu diproses dulu menjadi asam lemak berukuran kecil dan berbentuk asam lemak bebas agar dapat diserap melalui dinding usus. Setelah lolos dari dinding usus, asam lemak bebas ini disusun kembali menjadi lipoprotein kemudian dibawa ke hati. Di sana diubah menjadi energi, kolesterol, dan sisanya ditimbun menjadi jaringan lemak. Nah, kolesterol dan lemak inilah yang menjadi penyebab berbagai penyakit kronis, degeneratif, maupun kanker.
Menurut penelitian, yang paling banyak kandungan LCFA-nya adalah minyak safflower (78%), disusul minyak bunga matahari (69%), dan minyak canola (31%). Kandungan LCFA minyak zaitun berkisar 9%, sedang yang paling rendah adalah minyak kelapa (2%).
MINYAK KELAPA
Dengan mempertimbangkan berbagai keterangan di atas dapat kita simpulkan, bahwa minyak goreng yang paling aman bagi tubuh kita, terlebih bagi YANG PEDULI DENGAN KESEHATAN, ternyata adalah minyak kelapa. Minyak goreng tradisional warisan nenek moyang bangsa Indonesia yang telah begitu lama kita tinggalkan. Bukan minyak kedelai, minyak bunga matahari, minyak canola, minyak zaitun, apalagi margarin atau minyak sawit!
wow…panjang jg ya jabaran ttg minyak?? hehehehe….. sekedar ksh tau aja.. kl ak sih kaga gitu paham ya soal minyak baik atau jahat, selama ak konsul trs dgn dtr ahli gizi ak… I feel better for me, tapi selama ini yg dtr langganan ku anjurkan sih olive oil and canola oil ? ga pernh srh coconut oil? mlh kl utk menu mkn ku, tiap pagi ak hrs jus.. apel,tomat,wortel and dikasih 2 sendok mkn olive oil dijus tsb, krn beliau blg 3 mcm buah itulah yg mengandung antioksidan.. ak sgt percy pd beliau.. krn pengalaman dia di bid kedtran udah ga perlu diragukan lg…. dan nyatanya ak sukses nurunin BB sm dia… ga instan.. but sure
dtr beken di salah satu rs jkt.dtr keluargaku. hihihi…………
beliau lulusan perancis.. mngkn saat hat nurani belum lahir X
hehehehe…. peace
pak setelah saya confirm ke mazolanya..
ternyata titik didih mazola canola oil cuman 216 derajat celcius lo pak.. kalo dibuat menumis apa ndak rusak? gimana kalo menggoreng perkedel?
Dear Mayoc,
Ya, berarti mazola ini masih lebih rendah titik didihnya dibanding canola yang berkisar sekitar 240 derajat Celcius, itulah sebabnya Bapak Denny juga menyarankan kalau untuk menggoreng, maka canola oil masih menjadi pilihan yang terbaik. Begitu pula untuk menumis, karena menumis merupakan pengolahan dengan suhu tinggi dengan waktu yang singkat, sehingga dikhawatirkan kalau titik didih minyak itu masih rendah, maka akan rusak dan justru membahayakan kesehatan kita.
Semoga bisa membantu.
Jangan sampai tersesat dengan berbagai macam informasi yang berseliweran. Saya srankan membaca dulu informasi pada link/tautan berikut ini:
http://minyakelapa.blogspot.com/2009/07/fakta-fakta-di-lapangan-dan-ilmiah.html?showComment=1267331056739_AIe9_BFiCrEYsI9Hkjrv3Ml9cIoiLCyB07p28GWFjjWYDZcu05_N2e7KsECRZOQtTFKDcMSX_qgP0gZ9yUm7Ek7fDBQ6h_18g3Fyy2TpCZJzZSOCyY8o3DRPxeesWtPRUAD9Or2gBI8MUbMrGCSPjb8-yoK7D0twGwIDbFXifV8w8xe0vng9s7e3ZPQLxiiL6LgheFpF9fKMWn5lkEIe70XNSc3OKcAEXnbU0bRqnq3qzWmbId2Ntys#c8054057684943718388
pak mksd saya 210 itu ya suhu titik didig minyak canola yg merknya mazola. mereka sudahtes lgsg. saya sdg tby bih ama brand wesson dan crisco brp ttk asap minyak canola mereka.
PAk, ternyata titik asap minyak canola yabg merknya crisco 440 f atau 226 derajat celcius. itu kalau dibuat goreng perkedel atau dadar jagubg gmana ya? Mengoreng perkedel atau dadar jagubg itu termasuk apa ya? Kalau ngorengnya di grill pan ada bedanya ndak?
Tanya dunk,
1. Canola Oil itu menaikan kadar lemak nggak ya? soalnya kadar lemak ku naik pesat, tapi nggak tau jg apakah gara2x canola oil atau karena konsumsi kuning telur lebih dari satu butir.
2. menurut artikel ini ada lemak yang sehat untuk tubuh kita. Alat pengukur lemak itu kan hanya mengukur kadar lemak, tapi nggak tau apakah itu lemak baik atau lemak jahat. Nah yang jadi pertanyaan saya, seandainya kadar lemak itu tinggi apakah hal ini belum tentu berarti buruk, sebab bisa saja kadar lemak yang tinggi itu lemak yang baik.
3. Thx atas jawabannya
Dear,
@Mayoc:bisa coba diukur suhunya ketika menggoreng ataupun menggunakan grill pan itu berapa. Kalau lebih dari 226 derajat Celcius itu pastinya minyaknya akan rusak.
@erwan:
1. Canola memang mengandung lemak tapi dalam bentuk lemak baik dan tentunya selama pengolahan menggunakan minyak canola itu tidak sampai merusak kandungan lemak baik itu menjadi lemak jahat. Selain itu memang kuning telur mengandung koleseterol yang cukup tinggi sehingga sebaiknya dikonsumsi tidak lebih dari 1 butir per harinya.
2. Untuk kadar lemak tubuh yang diukur dengan body fat monitor ini adalah kadar lemak yang tersimpan dalam tubuh kita,misalnya yang menggelambir di lengan atau di perut kita itu. Kalau lemak baik dan jahat bisa dilihat dengan tes darah, biasanya lemak jahat ini identik dengan kadar LDL, sedangkan lemak baik itu HDL.
Semoga bisa membantu.
sayang ya… untuk ukuran kota kecil sangat sulit mendapatkan yang mas denny sarankan. Apa ada minyak goreng yang sangat umum dipasaran yang setara kandungannya dengan minyak goreng yang mas denny sarankan…
Dear dusih,
Kalau Anda agak sulit mendapatkannya, maka Anda bisa juga mengunakan minyak kaya lemak tak jenuh lain seperti minyak jagung, minyak kedelai, minyak bunga matahhari dan lain-lain.
Semoga bisa membantu.
Website ini informasinya sepotong-potong. Minyak kelapa dan minyak sawit adalah asli Indonesia. Tidak hanya itu, selain bebas asam lemak trans. Kedua minyak tersebut lebih stabil dan tidak mudah teroksidasi. Nah kalau digoreng, masih lebih aman minyak kelapa dan minyak sawit. Canola lebih cocok untuk penggorengan suhu rendah. Kalau pake suhu tinggi, ga stabil. Bnyk radikal bebas yg akan terbentuk.
Bahkan pernahkah mendengar Medium Chain Tricglyceride (MCT) yg bnyk terdpt pada minyak kelapa? Banyak bukti ilmiah yang sudah membuktikan khasiatnya. Semoga bisa menjadi masukan dan tidak termakan dengan iklan2 menyesatkan.
[...] Sauteing adalah memasak cepat pada makanan-makanan yang relatif kecil atau tipis. Jika Anda memilih menggunakan penggorengan anti lengket yang berkualitas maka Anda dapat memasaknya tanpa menggunakan minyak atau lemak. Pada resep tertentu, gunakan kaldu rendah sodium, cooking spray atau air sebagai pengganti minyak. [...]
Kang Denny, saya ada beberapa jurnal ilmiah tentang karakteristik minyak. Intinya, setiap minyak punya kegunaan masing-masing. Nah, berdasarkan literatur tsb sy setuju dg tulisan di atas. Minyak kelapa ternyata juga memiliki manfaat bagi kesehatan dan lebih stabil. Begitupun dengan minyak sawit, sumber omega 9, bebas asam lemak trans, kaya vitamin E. Bahkan minyak goreng merah kaya karotenoid.
Banyak penelitiannya lo kang, please check ya.
Bahkan saat ini banyak produk2 lemak yang dibuat berbahan baku minyak sawit, untuk mengeliminasi asam lemak trans.
Kalo sy pake minyak kedelai utk mengurangi kolesterol saya, bisa gak sebagus canola oil ya? Soalnya krn tinggi kolesterol, sy skrg jd kena radang empedu n usus..tlg info ya..makasih
Dear renny,
Di sini dianjurkan untuk menggunakan minyak canola karena minyak canola ini memiliki titik didih yang tinggi sehingga cocok digunakan untuk menggoreng, di mana proses menggoreng kan menggunakan suhu tinggi, dan jika minyak yang digunakan tidak tahan terhadap suhu tinggi, maka kandungan lemak baik dalam minyak bisa rusak dan malah berubah jadi lemak yang jelek.
Semoga bisa membantu.
[...] minyak vitamin E topikal dapat mempercepat proses penyembuhan jerawat dan mencegahnya. Hal ini juga [...]
ko, kalo aku liat di supermarket, olive oil (bertolli) ada 3 macem, ada yg virgin, extra virgin, extra light virgin. Di labelnya belakangnya ada yg buat salad, ada yg buat sauteing & grilling. jadi boleh donk buat tumis2 n goreng? Ato tetap lebih baik Canola oil?
Thank u