Denny Santoso, S. Kom, SAC. Dip., CSN

Indonesia Sport Nutritionist
Browse » Home » Medis » Mengenal Diabetes Mellitus : Apa yang Dapat Anda Lakukan

Mengenal Diabetes Mellitus : Apa yang Dapat Anda Lakukan

 

Beberapa kali cukup ramai ditanyakan mengenai diabetes mellitus (DM) dalam forum milis sportindo, sehingga kami merasa topik ini cukup perlu untuk dibahas dengan fokus terutama dari segi latihan dan diet yang tepat. 

Apa itu DM? DM adalah kondisi yang ditimbulkan akibat kadar gula darah yang tinggi baik dalam keadaan kronik (menahun) ataupun akut (mendadak). Kondisi yang dapat ditimbulkan oleh DM dalam kondisi kronik antara lain gagal ginjal, penyakit jantung, stroke, kerusakan mata (katarak atau kerusakan retina) dll. Kondisi akut yang dapat muncul yaitu penurunan kesadaran mendadak baik karena gula darah yang sangat tinggi atau sangat rendah.

 Gejala khas awal yang harus diwaspadai adalah poliuria (peningkatan frekuensi kencing di malam hari), polidipsi (banyak minum), polifagia(banyak makan) yang ketiga tersebut menjadi 3P, dan penurunan berat badan secara cepat. Gejala lain yang juga dapat timbul yaitu rasa kesemutan, mudah lelah, luka yang sukar sembuh, dll.

Bagaimana memastikan bahwa seseorang terkena DM? Harus diawali dengan adanya gejala 3P dan penurunan berat badan yang diikuti gula darah puasa >126 atau GDS>200. Namun perlu diketahui bahwa DM itu merupakan penyakit yang memiliki derajat berat ringan sangat luas, sehingga untuk menegakkan diagnosis DM, anda harus bertemu dokter keluarga anda.

Bagaimana bila sudah terkena DM? Ada 4 pilar dalam mengendalikan DM.  Pertama  kenalilah apa itu DM, dan apa komplikasi yang dapat muncul. Kedua Perencanaan makan. Ketiga Latihan fisik.  Keempat Obat (bila perlu). Dalam artikel ini akan dibahas pilar kedua dan ketiga saja. 

Perencanaan makan. Komposisi makanan bagi penderita DM jelas tidak dapat disamakan dengan orang normal, kenapa? Karena metabolisme nya berbeda sama sekali. Yang sangat harus diperhatikan pada penderita DM adalah stabilitas gula darah, jadi tidak boleh lewat dan juga tidak boleh kurang (ini sangat penting). Komposisi terbaik untuk DM yang dianjurkan secara medis yaitu karbohidrat 60-70%, protein 10-15%, dan lemak 20-25%. Bagaimana dengan yang ingin membentuk otot? Sebenarnya kami tidak menemukan panduan yang resmi, kami sarankan anda boleh meningkatkan porsi protein tapi jangan menurunkan porsi karbohidrat. Kalori jg merupakan hal penting dalam diet ini. Kalori ditentukan secara individual tergantung berat badan, berat ideal, aktivitas termasuk bila anda olah raga berat. Hal ini harus disesuaikan antara anda dan dokter keluarga anda agar sejalan.

Latihan fisik.  Manfaat latihan fisik bagi DM adalah membantu menurunkan kadar glukosa darah, menurunkan berat badan, mecegah komplikasi seperti penyakit jantung koroner. Prinsip utama latihan pada DM adalah CRIPE (Continuous, rhytmical, interval, progressive dan endurance)

Continuous.  Latihan berkesinambungan dan dilakukan terus menerus tanpa henti misalnya jogging 30menit tanpa henti

Rhytmical. Latihan yang menggunakan  otot secara berirama seperti berenang,bersepeda.

Interval. Dilakukan secara selang-seling misalnya jogging diselingi jalan

Progressive. Secara bertahap ditingkatkan dari aktivitas ringan hingga sedang dengan target denyut jantung 75-85% maksimal (220-umur).

Endurance. Dimaksudkan yaitu yang sifatnya meningkatkan ketahanan seperti cardio training.

Prinsip diatas adalah prinsip mutlak karena jelas terbukti dapat mempertahankan kadar gula dan mencegah komplikasi secara maksimal.

Bagaimana dengan fitness? Sebenarnya olah raga yang sifatnya tidak kontinyu seperti tennis, badminton dan termasuk angkat beban bukan jenis yang disarankan menurut panduan resmi secara medis, namun itu bukan halangan buat anda yang ingin membentuk otot dengan catatan bahwa tulang punggung utama adalah pada CRIPE diatas dan weight training adalah sebagai tambahan.

Perlu juga diingat bahwa DM adalah penyakit sistemik (mengenai ujung kepala sampai ujung kaki) jadi CRIPE merupakan cara yang dapat dipakai oleh hampir semua penderita DM dan bila ingin tetap berlatih beban, atau lainnya seperti tennis, maka konsultasikan dulu pada dokter anda untuk disesuaikan dengan kondisi medis seperti kondisi jantung anda.

Prinsipnya adalah bahwa DM tidak dapat disembuhkan tapi dapat dikontrol. Metabolisme penderita DM berbeda dengan orang normal yang mengakibatkan perbedaan pola diet dan pola olahraga. Angkat beban bukan merupakan suatu kontraidikasi tapi harus menyertai CRIPE sebagai tulang punggung latihan fisik anda.

 

Semoga dapat bermanfaat

 

Dr Jeffry Beta Tenggara

Resident of Internal Medicine Department

Medical Faculty University of Indonesia-RSCM

 

Tags:

Posted in Medis

12 Responses to “Mengenal Diabetes Mellitus : Apa yang Dapat Anda Lakukan”


Cynthia August 2nd, 2008 at 8:21 am

Dr Jeffry, Bro Denny, mau tanya nih
Bokap ku mengidap DM tipe 2 sudah 6 tahun…usia sudah 63 tahun, terakhir kali berkomplikasi sampai kena stroke (3 tahun yang lalu). Saat ini kelihatannya penyakit ini menyerang ke pusat ingatan nya, karena mulai melemah dan yang terparah menyerang saraf bicara nya.
Bokap memang sulit sekali untuk dapat mensubstitute nasi putih dan karena usia lanjut, payah juga jika diminta untuk olah raga, walaupun yang paling simple sekalipun seperti jalan pagi 30 menit. Dan semakin lama badan semakin membungkuk dan kaki mulai melemah, sering sakit, nyeri atau ngilu. Pernah suatu hari dikarenakan keseimbangan yang buruk maka pernah jatuh karena tidak bisa menahan diri untuk jatuh ke depan ketika berjalan.
Aku sebenarnya bingung apa yang bisa dilakukan untuk penderita DM seperti bokap ini.
Pola makan bisa dikontrol sih (walaupun 1/2 mati), tapi untuk exercise dengan pola CRIPE seperti yang disebut bro denny kayaknya sulit banget untuk bisa dilakukan.
Oh ya, perlu disebutkan, kalo bokap tinggal di lt.3 (rumah kami berupa ruko 4 lantai), olah raga yang paling sering dilakukan sih naik turun tangga tapi frekuensinya juga gak banyak dan dilakukan dengan lambat sekali dan sangat hati-hati…
Mohon masukannya ya, sorry kalo pembahasan nya bukan tentang kelangsingan atau kebugaran…Thx

dr Jeffry Tenggara August 2nd, 2008 at 9:52 am

hai cynthia
memang agak sedikit rumit kasus ayah nya. tapi tidak menjadi masalah asal dengan kesabaran dari keluarga. OK, kita coba beri sedikit panduan. pada lansia (diatas 60thn) maka kita tidak bisa memaksa untuk aktifitas seperti saya sebutkan diatas kecuali bahwa memang sedari muda sudah memiliki kebiasaan olah raga yang baik (ini salah satu alasan untuk selalu berlatih sejak muda).
poin 1
pastikan ayah anda tidak hanya berbaring terus menerus di tempat tidur–> it’s a must!! komplikasi yang dapat timbul akan beragam dari A hingga Z bila terjadi imobilisasi lama. cukup jalan tiap pagi di luar rumah antara jam 7-8pagi dan kena sinar matahari, awal dimulai 10menit sudah cukup. bila sudah biasa maka dinaikkan perlahan.
ini sangat penting untuk ayah anda, lakukan poin sederhana ini maka akan anda lihat perbedaannya.
poin 2.
pengaturan makanan juga tidak seketat aturan diatas. pada lansia, sering terjadi kesulitan makan, baik karena sulit menelan (inkoordinasi otot), kehilangan rasa kecap dll, maka pada lansia tidak ada pembatasan makan.
poin3.
dalam kasus ini, anda jelas harus memliki kerjasama yang kuat dengan dokter keluarga anda. sehubungan dengan poin2 bahwa tidak ada pembatasan makan, maka cara kontrol gula darah adalah dengan obat, baik oral ataupun insulin

semoga dapat membantu

cynthia August 10th, 2008 at 7:30 pm

terima kasih banyak ya dokter untuk masukannya. akan saya coba saran dari dokter jeffry untuk ayah saya.

putu September 9th, 2008 at 2:36 pm

Dari keseluruhan suplemen dan nutrisi! apa yang paling terbaik dan tercepat untuk menurunkan berat badan serta dengan berolah raga fitnes.

oscar September 20th, 2008 at 12:51 am

ko Denny dan dr.Jeffre,saya mau tanya,bukan menjelekan salah satu pihak.
1. pada sebuah produk MLM yg mengklaim nahwa produknya dapat mengurangi dibet melitus secara bertahap namun pasti,dimana salah satu kandungan primernya adalah kalsium (dan hrs mengkonsumsi kalsiumnya),benarkah sampai sehebat itu manfaat kalsium ??

2.jika begitu,apakah tidak bisa diganti konsumsi kalsiumnya dgn calcium plus dr ULTIMATE ??

3.jika saya melihat kandungan nutrisinya,tidak ada yang istimewa dari kandungannya,bahkan bisa saya bilang kandungan nutrisinya sangat kecil dgn harga yg selangit itu. apakah mungkin ada bahan tersembunyi yg tidak dicantumkan dalam nutrition fact nya ??
terus terang saja,saya lbh memilih produk2 USA spt ULTIMATE yg harganya sangat terjangkau,dibandingkan dgn produk yg seakan-akan membodohi konsumen.

terima kasih atas jawabanya,sekali lagi,saya bertanya bukan bermaksud saling mengadu,tp saya ingin tahu dari sudut pandang seorang dokter dan nutritionist dalam menyikapimya,thx banyak.

Denny Santoso September 22nd, 2008 at 11:25 am

(1) biasanya jelas dibesar2kan. Ada produk yang isinya cuman whey protein (concentrate, bukan isolate), yang claimnya tinggi sekali.
(2) kalau jenis calciumnya sama aja, ya bisa digantikan
(3) bahan tersembunyi itu saya tidak tahu, namanya aja bahan tersembunyi, tetap sebaiknya jangan berpikiran negatif, harga selangit kan menaikkan image, plus ada margin buat membayar bonus buat member MLM nya.

Terima kasih untuk supportnya ke Ultimate Nutrition, kita akan melakukan yang terbaik :)

dr Jeffry Tenggara September 24th, 2008 at 9:40 pm

Hai Oscar, sampai saat ini, kalsium tidak pernah menjadi bagian dalam pedoman tatalaksana DM di Indonesia. Anda harus mengerti bahwa DM tidak dapat disembuhkan atau dikurangi, tapi dapat dikontrol. sama seperti iklan televisi yang sering menyesatkan, begitu pula iklan mengenai pengobatan DM. saran saya, ikuti cara konvensional yang dokter anda sarankan.
semoga membantu

Hans November 14th, 2008 at 10:18 pm

Dokter Denny dan Dokter Jeffry terima kasih atas saran dan petunjuknya buat saya.
Saya mohon tolong sarannya masalah multi vitamin yang bagus untuk yang ada diabetes.
Dokter Internist saya memberi dosis Amaryl 2mg sehari 1×1.
selama ini saya mengkomsumsi vitamin hemaviton action dosis 1×1 sehari.
yang mau saya tanyakan apa udah benar atawa gak boleh.
selama ini olahraganya treadmil seminggu 2 sampai 3x setiap olah raga selama 2jam lamanya.
atas segala saran dan ajuan dokter buat saya di ucapkan terima kasih, salam hans di bekasi barat.

Hans November 14th, 2008 at 10:23 pm

Maaf dokter Denny dan dokter Jeffry lupa umur saya 50tahun,pakai kaca mata dari kecil sampai sekarang, berat badan 65kg, tinggi badan 173cm.
terima kasih atas sarannya

salam hans.

dr Jeffry Tenggara November 16th, 2008 at 7:42 pm

hai hans, kalau multivitamin sih tidak ada yang spesifik untuk diabetes, namun biasanya diberikan B compleks karena membantu mencegah kerusakan saraf karena diabetes



Leave a Reply