Denny Santoso, S. Kom, SAC. Dip., CSN

Indonesia Sport Nutritionist
Browse » Home » Medis » Kembali ke Gym setelah Melahirkan

Kembali ke Gym setelah Melahirkan

Post Partum Back to Gym

Kembali ke gym setelah melahirkan……hal ini mungkin merupakan hal terakhir dalam benak seorang ibu (mungkin anda?) yang baru melewati salah satu fase paling kritis dan membahagiakan itu. Namun tanpa anda sadari, olah raga yang tepat, akan membantu dalam proses pemulihan paska melahirkan.

Berbagai perubahan anatomis dan fungsi faal tubuh yang terjadi dari fase kehamilan ke fase paska melahirkan yang menciptakan kondisi khusus untuk membantu anda melalui fase ini. Beberapa perubahan anatomis yang terjadi antara lain

1. Jaringan dan ligamen di area perut, pinggul, lutut dan mulai mengecil karena terjadi penurunan kadar hormon dalam darah.

2. Pada ibu yang menyusui, terjadi kondisi yang mirip seperti keadaan menopause karena hilangnya fungsi ovarium. Kondisi ini ditandai dengan tidak adanya menstruasi, vagina dan kulit menjadi kering, kehilangan mineral tulang, ukuran payudara membesar sehingga memerlukan penyangga yang sesuai dan yang paling penting adalah instabilitas emosional (tanpa bermaksud menyindir anda lho).

3. Rasa sakit paska operasi cesar (walau ini hanya terjadi pada sebagian saja)

4. Kebutuhan cairan yang meningkat selama fase menyusui.

Perubahan psikologis yang terjadi dalam fase ini disebabkan oleh

1. Perubahan pola tidur (bangun pada malam hari untuk menyusui atau sekedar mengganti popok)

2. instabilitas emosional karena perubahan pola hormonal.

Sekarang, tips olah raga apa yang dapat (dan saya rasa harus…) anda lakukan?

1. Waktu.

Kapan bisa kembali ke gym? Umumnya dalam 2 minggu, anda sudah dapat kembali beraktifitas nyaris seperti biasa.

2. Metode.

Yang penting adalah slow progressive return dengan frekuensi 3-5x/minggu. Pada kehamilan, terjadi peningkatan curah jantung yang bila anda manfaatkan justru dapat meningkatkan endurance latihan anda. Bersepeda tidak dianjurkan karena akan menekan daerah panggul anda hingga bisa menimbulkan rasa nyeri. Angkat beban dengan intensitas ringan-sedang, latihan kelenturan seperti pilates dengan intensitas ringan dapat anda lakukan pada fase ini.

3. Tahu kapan harus mundur.

Apabila anda merasakan keletihan secara fisik atau mental, itu adalah saatnya untuk mengurangi latihan anda. Jangan pernah mengabaikan rasa nyeri!.

4. Minum…minum dan minum.

Hal ini berlaku secara umum, juga secara khusus untuk anda yang menyusui. Jumlah air susu anda berhubungan langsung dengan jumlah air yang anda minum. Pastikan anda tidak pernah dalam kondisi dehidrasi. Hingga saat ini belum ada data yang menyebutkan bahwa olah raga pasca melahirkan mempengaruhi jumlah produksi ASI anda.

5. Supportive gear

Karena pasca melahirkan, payudara akan bertambah besar, pastikan anda menggunakan bra penyangga yang sesuai dengan ukuran payudara anda.

6. Kapan anda DILARANG untuk olah raga

Beberapa kondisi yang merupakan kontraindikasi mutlak antara lain : infeksi, rasa nyeri yang berat, perdarahan, mengompol yang tidak dapat ditahan, dan rasa nyeri pada payudara.

Tujuan utama pada fase ini adalah menemukan pola latihan yang sesuai dengan kondisi individual anda dan ditingkatkan hingga titik optimal. Pastikan anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum melakukan aktivitas olah raga, karena tips diatas adalah panduan secara umum, dan tiap orang memiliki kondisi medis yang berbeda.

So…enjoy this new phase of life (exciting isn’t it?) and turn that flabby tummy back to your original slim shape body

dr Jeffry Beta Tenggara

Resident of Internal Medicine Department

University of Indonesia-RSCM

Posted in Medis

20 Responses to “Kembali ke Gym setelah Melahirkan”


alea May 12th, 2008 at 7:19 am

allow Dr Jeffry or Maz Denny. Waktu abis melahirkan dulu, saya olahraganya jalan aja, setelah si Beby agak gede ditambah basket,tapi banyakan ngeshootnya, bukan dribbling, jadi gak kelewat capek. Berat badan sampai kira2 si Adek 10 bulan turun 15 kilo dari 65. Trus naik lagi sampai kira-kira 55. Setelah si Beby disapih di usia 2 tahun,naik lagi jadideket2 60 sampai sekarang.Si Beby sekarang udah hampir 5 tahun. Olahraga saya sekarang 5kali seminggu pakai stepper kuranglebih 45 menit+kadang jalan, sebelum sarapan. Tapi berat badan koq teteeeup ya? Usia saya menjelang 38.Tinggi saya 154, lingkar pinggang sekitar 73, lemak mengumpul di paha dan pinggul. Ada saran?

Jeffry Tenggara May 12th, 2008 at 8:33 am

kalau sudah 5 tahun, saya rasa anda sudah kembali ke bentuk latihan seperti orang lainnya. jadi sudah tidak ada bedanya lagi. anda bisa melihat artikel lainnya di blog ini mengenai penurunan berat badan yang dibuat oleh Denny.sudah banyak yang merasakan efeknya.
semoga dapat membantu

Denny Santoso May 12th, 2008 at 8:34 am

Hi alea, kamu makan sehari berapa kali emangnya?
Coba kamu cek disini deh: http://www.dennysantoso.com/blog/2008/05/12-langkah-awal.html
Apakah ada yg blm kamu lakuin. Misalnya disitu disuruh makan 5-6x sehari, kalau misalnya km makan cuman 1-2x sehari, itu jelas bikin berat tambah ga bisa turun. Coba liat deh

frida May 18th, 2008 at 2:12 pm

Hi Dr Jeffry saya br melahirkan anak kedua saya 10 bln yang lalu melalui operasi caesar.Skrg saya udah kembali ke gym.Tp saya bingung latihan apa yang boleh saya lakukan,mengingat angkat beban katanya belum boleh pdhl lemak saya menggelambir dimana-mana.Selama ini sih saya hanya treadmill dan sepeda saja.Apa itu sudah benar atau mungkin perlu ditambah yang lain?Makasih

Jeffry Tenggara May 19th, 2008 at 11:52 am

hi Frida, selamat ya atas kelahiran anaknya, usianya sedikit lebih tua dibanding anak saya. Istri saya juga melahirkan dengan operasi cesar 9bulan yang lalu dan saat ini sudah hampir kembali ke bentuk badan awal sebelum melahirkan. Bila anda belum mulai berolah raga, saya sarankan mulai dengan olah raga aerobik seperti treadmill di pagi hari dengan perut kosong selama 30-45 menit. angkat beban sebenarnya tidak masalah namun karena anda sudah lama berhenti angkat beban, mulailah dengan beban ringan namun repetisi tinggi dan naikkan perlahan sesuai kemampuan anda. ingat beberapa kontraindikasi yang saya tulis diatas, seperti rasa nyeri. tidak perlu melatih otot perut langsung seperti sit up,karena tidak akan membantu menguruskan perut. konsentrasilah pada olahraga aerobik dan angkat beban ringan.
semoga dapat membantu

fitria June 3rd, 2008 at 12:48 pm

hai dr denny. saya melahirkan lewat cesar 4 bulan lalu. udah boleh main tennis lapangan belum yah? selama ini sih syukurnya ngga pernah ada keluhan di daerah bekas sayatan operasi. kalo aerobik? gimana baiknya? trims banget

Jeffry Tenggara June 5th, 2008 at 8:10 am

hi mb Fitria. kalau saya saran jangan main tennis dulu karena cukup high impact sifatnya. penyembuhan luka hingga saat ini masih terus berlanjut, saya saran lakukan low impact exercise dulu dengan prinsip start low go slow. berenang atau aerobik yang tidak terlalu bergerak secara extrem seperti melompat-lompat. disertai dengan angkat beban juga akan sangat membantu (namun tetap dengan prinsip start low go slow)

ibuali June 20th, 2008 at 9:59 am

saya baru melahirkan secara normal 6 bulan lalu, usiaku 40 th kini berat badanku 72 kg tinggi 150 cm…diet dan olahraga apa yang harus kulakukan, sedangkan untuk ke area gym kayanya susah (ngatur waktunya) dan ga ada yang jaga si kecil…makasih ya

Denny Santoso June 20th, 2008 at 10:18 pm

Ibuali, boleh coba atur dietnya dulu, olahraganya pagi hari aja, 30 menit jalan cepet perut kosong sebelum sarapan. Coba deh selama 1 minggu, liat hasilnya ntar:)

melani June 27th, 2008 at 2:16 pm

usia saya 32 tahun. tinggi badan 151cm. sebelum hamil, berat saya 48 kg, tp kemudian selama hamil, naik hingga 69 kg, dan setelah 8 bulan melahirkan, sekarang hanya turun 2.5kg menjadi 66.5 kg. Karena rasanya sudah sangat tidak nyaman, saya ingin menurunkan berat badan. kebetulan sudah tdk menyusui, jd mungkin bs lebih bebas olahraga. tp sejak melahirkan, perut bagian bawah saya msh terasa sakit jika saya berjalan kaki agak lama. mohon masukannya kegiatan olah raga yang cocok utk saya. saya juga sedang mempertimbangkan utk membeli alat fitnes utk di rmh (karena mengurus sendiri bayinya, jd tidak sempat ke tempat fitnes). mana yg lbh baik, treadmill atau cross trainer? terima kasih.

erni July 1st, 2008 at 5:18 pm

hi dr.jeffry, saya (26) baru saja melahirkan seminggu yg lalu (pertama kali) secara normal.saya melahirkan pada bulan ke-6 karena sering mengalami kontraksi,dan bayi saya tidak dapat diselamatkan krn lahir terlalu dini. kebetulan saya adalah ibu rumah tangga tanpa bantuan pembantu rumah tangga dan terbiasa melakukan segala kegiatan sendiri. apakah aman untuk saya jika memulai aktifitas kembali separti melakukan kegiatan2 rumah tangga dan kegiatan keluar rumah seperti berbelanja,dll?

dr Jeffry Tenggara July 3rd, 2008 at 8:11 pm

@melani
selamat atas kelahirannya. boleh saya dapat info, apakah melalui operasi atau normal dan sudah berapa lama kelahirannya?

@erni
saya ikut sedih mendengar cerita anda, but life must go on huh? ok, mb erni, menurut saya tidak masalah jika anda mau aktifitas di rumah, tapi kalau keluar rumah untuk berbelanja saya rasa jangan dulu karena saya masih khawatir ada resiko perdarahan, take it slow dulu ya mb erni. nanti setelah yakin dalam 3-4minggu tidak ada perdarahan maka boleh mulai jalan keluar.
semoga dapat membantu

Sugiarti August 23rd, 2008 at 9:29 am

allo dr.Jeffry
saya umur 26 tahun saya melahirkan dengan cara operasi caesar, berat badan saya 60kg tinggi 153cm, saya sempat melakukan olahraga fitnes tafi berat badan saya turunnya tidak terlalu banyak, menurut dokter saya sebaiknya melakukan olahraga jenis apa

dr Jeffry Tenggara August 23rd, 2008 at 10:53 pm

hai mb sugiarti, bisa tolong ditambahkan informasi, sudah usia berapa anak anda saat ini? apakah full ASI?olah raga fitnes seperti apa yang anda lakukan?

heny September 21st, 2008 at 9:53 pm

hi dr. jeffry, saya 25 th baru melahirkan 1 bulan yg lalu. berat badan saya sebelum hamil 48kg, waktu hamil 61 kg dan sekarang 50kg. saya melahirkan dengan cara caesar. saya tidak melakukan diet apapun karena saya memberikan ASI eksklusif. apakah saya sudah boleh berolahraga ? olah raga apa yg dapat saya lakukan agar bentuk badan dapat kembali seperti semula ?
thx be4

dr Jeffry Tenggara September 24th, 2008 at 9:22 pm

hallo Hen, selamat buat anda juga. must be exciting to have a new baby ya?saya rasa apa yang anda lakukan saat ini sudah tepat, bayi anda berhak mendapat kecukupan nutrisi dari ASI(minimal ASI eksklusif adalah 6bulan)jadi tidak ada istilah menahan diet untuk mengembalikan postur tubuh setelah melahirkan. olah raga namun merupakan suatu yang sangat baik untuk meningkatkan stamina dan juga produksi ASI. Anda bisa mulai dengan jalan pagi 30 menit 2-3 hari sekali, ditingkatkan bila anda merasa mantap dengan frekuensi itu.jangan melatih otot perut dengan sit up atau angkat beban dulu karena anda masih dalam pemulihan pasca operasi.
semoga dapat membantu

Renita October 9th, 2008 at 4:22 pm

Dr jeffry, usia bayi saya 6.5 bulan. Saya melahirkan dengan caesar. Berat saya saat ini 68kg, sebelum hamil sekitar 60-65 (memang type yang badannya berat walau kadang tidak terlihat terlalu gemuk).

Sebelum hamil saya seneng aerobic dan treadmil, bisa kuat berjam2. Saat ini apa alternatif olahraga yang bisa saya lakukan selain jalan kaki 30 menit pagi hari dengan perut kosongs eperti tsb di atas?
thx ya

dr Jeffry Tenggara October 12th, 2008 at 8:12 pm

hai Ren. saat ini menyusui? renang akan menjadi pilihan yang sangat baik menurut saya.aerobik yang bersifat low impact juga dapat dimulai, asal tidak ada poin2 penting yang sudah saya sebutkan diatas untuk tidak melakukan aktifitas olah raga.dan selamat ya atas kelahiran anaknya…so exciting huh?

Paula Belladonna October 23rd, 2008 at 5:39 pm

Hi..
usia saya 23 tahun, saya baru melahirkan secara caesar 3 minggu yang lalu. saat ini tidak ada keluhan pada luka operasi. namun saya masih ragu2 ingin memulai olahraga kembali. dulu saat sebelum hamil saya biasa melakukan senam aerobik & latihan beban ringan.
kira2 kapan ya saya boleh mulai melakukan rutinitas itu lagi?
jika saya sudah boleh kembali nge gym, kira2 jenis latihan apa / dengan alat apa yg paling aman untuk dilakukan?
thanks..

Denny Santoso October 24th, 2008 at 10:13 am

@Paula, jawaban yang Anda cari ada di artikel ini. Mohon dibaca. Thx



Leave a Reply