Green Tea. What Makes It So Special?
Green tea atau teh hijau merupakan salah satu jenis teh yang sudah sangat terkenal, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Sejauh ini, konsumsi green tea diyakini mampu memberikan efek menyehatkan bagi tubuh karena kandungan antioksidannya.
Berdasarkan berbagai penelitian klinis yang dilakukan, begitu banyak manfaat green tea bagi kesehatan kita. Manfaat tersebut antara lain mencegah dan mengobati berbagai macam kanker, penyakit jantung, stroke dan diabetes, menjaga kesehatan arteri (pembuluh darah), menurunkan tekanan darah yang tinggi, melindungi paru-paru dari efek buruk rokok, melindungi hati dari efek buruk alkohol, meningkatkan daya tahan tubuh, mengatasi stress, menenangkan pikiran, dan masih banyak lagi lainnya.
Dalam diet, green tea ini juga sangat berguna untuk membantu menurunkan berat badan. Ekstrak green tea ini akan meningkatkan oksidasi lemak di dalam tubuh, sehingga metabolisme tubuh meningkat dan tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi. Green tea juga mampu membantu pembakaran lemak melalui kandungan kafeinnya.
Namun, tak cukup sampai di situ manfaat yang diberikan oleh teh yang satu ini. Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan melalui Journal of Agricultural and Food Chemistry, menemukan bahwa Epigallocatechin, salah satu kandungan utama green tea mampu meminimalisir kerapuhan tulang dan osteoporosis. Melalui kandungan zat ini, green tea mampu menaikan aktivitas enzim yang mampu merangsang pertumbuhan tulang hingga 79%. Green tea membantu peningkatan proses pembentukan tulang (osteroblast) dan penurunan pada proses pengapuran tulang (osteoclast).
Dengan begitu banyaknya manfaat yang ditawarkan oleh green tea, tidak heran kalau banyak orang yang mengkonsumsi green tea ini untuk berdiet sekaligus untuk mendapat manfaatnya bagi kesehatan. Namun bukan berarti dengan konsumsi green tea saja sudah mampu menurunkan berat badan. Baik diet maupun usaha menjaga kesehatan tubuh merupakan suatu proses yang membutuhkan pengaturan pola makan disertai peningkatan aktivitas fisik dan olahraga teratur.
Tim Sportindo
www.sportindo.com
Filed Under: Nutrition • Weekly Health Info







yap! bener bgt,aku sering minum green tea badanku jd terasa sehat terus,jarang sakit. Btw,green tea itu sebenernya bahan utamanya apa sih? trus kan bnyk produk green tea dipasaran,bagaimana kita tau mana yg kualitasnya bagus n efektif bwat metabolisme???…
(nyambung…) dipasaran kan ada produk greentae yg di kombinasikan dng daun jati belanda,ktnya daun jati belanda juga bagus bwat fatloss,bener g sih? klo bisa ulas juga tentang daun jati belanda. Thanks a lot
sehari minum berapa kali disarankan ko ?
setelah makan ?
Dear,
@wyanthy:Sebaiknya pilih yang kandungan green tea nya murni, bukan yang lebih banyak campuran lainnya, dan juga standarnya sih mengandung 80% total polifenol. Terima kasih untuk saran mengulas daun jati Belanda, akan kami pertimbangkan.
@Henry:Menurut anjuran berbagai penelitian sebaiknya green tea dikonsumsi 2 cangkir setiap harinya setelah makan untuk mendapat manfaat kesehatannya.
Semoga bisa membantu.
nice weblog about weight and health, thanks for sharing
thank you.
saya punya green tea bubuk dr t*h 63, kalau untuk penurunan berat badan baik nya di konsumsi brp banyak / brp kali per hari ya? thx
Dear Heidy,
Banyak penelitian menyarankan konsumsi green tea 2-3 cangkir sehari bisa membantu penurunan berat badan. Tapi itu juga tergantung pada kandungan dari produk green tea yang Anda konsumsi juga.Karena setiap produk juga berbeda-beda kadar green tea extractnya juga kandungan nutrisi lainnya.
Semoga bisa membantu.
“Green tea mampu menaikan aktivitas enzim yang mampu merangsang pertumbuhan tulang hingga 79%. Green tea membantu peningkatan proses pembentukan tulang (osteroblast) dan penurunan pada proses pengapuran tulang (osteoclast).”
Yang mau saya tanyakan: yang di maksud dengan mampu merangsang pertumbuhan tulang hingga 79 %, apakah dapat untuk merangsang agar badan menjadi lbh tiggi? Soalnya khan banyak yg bilang setelah umur “sekian” thn orng tidak akan bertambah lagi tingginya…
Makacih Ko..
Dear Ferry,
yang dimaksudkan di sini adalah pembentukan tulang, jadi membantu mencegah pemecahan berbagai mineral yang menyusun tulang kita, jadi tulang kita lebih kuat, tapi bukan artinya tumbuh menjadi tinggi.
Semoga membantu.
Oh begitu…
Sangat2 membatu sekali informasinya, terima kasih banyak
[...] alternatif minuman sehat lainnya. Air putih adalah yang terbaik. Selain itu, Anda juga mengkonsumsi teh maupun jus buah yang jauh lebih sehat. Share and [...]
udh sekitar 4thn aq mengkonsumsi green tea…
memang aq sedang bermasalah berat badan..
BB 54 Tinggi 153..badan aq benar2 merasa tidak nyaman..
tp koq tidak berpengaruh ya terhadap penurunan berat badan aq..
sebelumnya saya mengkonsumsi produk green tea yang merk china (yang harganya lebih dari 100ribu),,tp sudah 1tahun ne aq konsumsi green tea merk biasa (teh bag y harganya kurang dari 10ribu)
apakah ad pengaruh dari produk green tea tersebut sehingga penurunan berat badan tidak berpengaruh..
thanks
Dear tiwi,
Seperti yang dijelaskan di atas, bahwa green tea memang bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan. Namun yang perlu diperhatikan dari produk green tea adalah pilihlah green tea yang murni, tidak terlalu banyak campurannya. Selain itu, meskipun Anda mengkonsumsi green tea, tetap Anda harus menjaga pola makan dan berolahraga teratur. Jadi sebaiknya Anda review lagi bagaimana program Anda.
Anda juga bisa melihat panduan pengaturan pola makan, pola latihan dan suplementasi untuk program fat loss di http://www.duniafitnes.com/training-program/fat-loss/fat-loss.html.
Semoga bisa membantu.
Lho ko Den… saya pernah baca di beberapa artikel yang mengatakan konsumsi green tea sebaiknya sebelum makan. tapi di atas ko Den bilang minumnya setelah makan.
pernah juga saya baca katanya klo minum green tea saat perut kosong sangat tidak disarankan (lupa alesannya knp). apa bener? soalnya sebelum saya baca artikel itu, saya sering minum green tea saat perung kosong alias bangun tidur terus jalan pagi.
Dear Ratna,
Memang ada beberapa pendapat mengenai hal ini. Namun demikian, banyak pakar kesehatan menyarankan untuk mengkonsumsinya setelah makan, karena kandungan kafein dalam green tea tergolong tinggi, sehingga akan menyebabkan gangguan bagi beberapa orang.
Semoga bisa membantu.