Denny Santoso, S. Kom, SAC. Dip., CSN

Indonesia Sport Nutritionist
Browse » Home » Diet, Training » Fitness & Puasa

Fitness & Puasa

Bagi fitness mania dan binaragawan yang beragama Islam, wajib hukumnya untuk menjalankan ibadah puasa. Ibadah puasa mewajibkan untuk menahan segala hawa nafsu termasuk nafsu makan dan minum mulai dari sebelum terbit matahari sampai terbenam matahari selama sebulan penuh. Akibatnya selama bulan berpuasa tersebut, banyak fitness mania menghindari fitnes dan pola makan yang sudah dijalankan sebelumnya dengan berbagai alasan yang berkaitan dengan asupan nutrisi dan tenaga yang berkurang. Padahal tidak seharusnya demikian, karena semua itu bisa diatasi dengan pola makan dan latihan yang benar saat berpuasa.

Bagaimana program fitness saat berpuasa?

Berpuasa dapat membantu program diet Anda untuk membuang lemak yang berlebih sekaligus tetap mempertahankan massa otot, asalkan mengikuti pola makan dan latihan yang benar. Selain itu, fitnes saat berpuasa justru dapat menjadikan tubuh tetap bugar dan fit ketika beraktifitas sehari-hari. Anda dapat terus berlatih beberapa saat sebelum berbuka puasa dan pada malam hari. Berlatih sebelum berbuka justru akan membakar lebih banyak lemak tubuh. Namun beri waktu off latihan bagi tubuh untuk beristirahat 1-3 hari dalam seminggu.

Pola Makan

Menjaga massa otot agar tetap tebal pada bulan puasa adalah hal yang sulit. Pola makan 3-6 kali yang biasa dijalankan sehari-hari tidak akan bisa diterapkan. Lantas bagaimana mencegah penyusutan otot (katabolisme) pada saat berpuasa? Anda bisa mengakalinya dengan mengkonsumsi berbagai makanan berserat yang lebih lamban dicerna seperti berbagai macam sayur-sayuran dan buah-buahan. Ingat, hindari makanan manis dengan Glycemic Index (GI) yang sangat tinggi saat berbuka puasa. Konsumsi makanan manis saat kondisi perut yang kosong dapat memicu respon insulin yang tinggi sehingga bereaksi menyimpan makanan sebagai lemak tubuh. Lebih baik mengawali buka puasa dengan minum air putih. Pilihlah konsumsi karbohidrat kompleks dan konsumsi sayur sehingga Anda merasa kenyang lebih lama.

Ikuti contoh pengaturan pola makan, suplementasi, dan latihan di website www.sportindo.com yang dirancang khusus saat Anda sedang menjalankan ibadah puasa.

Denny Santoso, S. Kom, SAC, Dip. CBA, Certified Sport Nutritionist
www.sportindo.com, www.dennysantoso.com - YM: cobramania
www.friendster.com/cobramania
Tips Latihan, Pola Makan dan Panduan Suplementasi Ultimate Nutrition

Tags: , , ,

Posted in Diet, Training

4 Responses to “Fitness & Puasa”


ali September 2nd, 2008 at 7:50 am

saya kalau malam gag bisa lat ko.. ada tarweh.. gimana duong….

pagi jam 2 kardio 15 minit lalu lat abs yang kaya di site sportindo(yang lat perut mudah dirumah) sahur pake oat 2 sendok, roti gandum 1/2, ayam 150 gr, tempe rebus 2, susu skim 1 gelas, bayam 1 genggam, 2 putih telur.

mau buka work out sama cardio juga 15 mnit
buka pake whey ama roti gandum 1. sholat, lalu makan ayam 150 gr tempe 2, bayam 1 genggam, abis tarweh ayam 100 gr ama bayam 1 cup… gimana ko?

Yogha September 2nd, 2008 at 8:46 am

oh gitu ya,, saya pikir malah pas buka harus ‘hajar’ yg manis2 (yg gampang n cepet keserap sama tubuh) biar tubuh kita ga katabolik lagi. oia kemarin saya coba latihan jam 5 sore, wuhh ga ada tenaga, lemes, akhirnya ditunda mpe bis buka n magrib deh :)

Denny Santoso September 2nd, 2008 at 12:31 pm

@ali, ya gpp sih kyk gitu, berarti skip lat beban selama puasa ya?

Firdaus Effendy September 15th, 2008 at 9:25 pm

Sudah H15 neh, separo bulan puasa. Kenyataannya memang benar bahwa menghindari katabolisme pada bulan puasa adalah hal yang sulit. Teman saya sudah turun 3 Kg bahkan ada yang 5 Kg.

Kalau saya sih gak sulit-sulit. Saya jadikan buka sebagai sarapan, dan sahur sebagai makan malam. Alias malam untuk melek dan siang untuk tidur. Ha ha ha….



Leave a Reply