Diet Soda, Apakah Lebih Baik?
Diet soda seringkali dikonsumsi dengan tujuan untuk menggantikan konsumsi minuman bersoda biasa atau reguler yang memiliki kandungan gula dan kalori cukup tinggi. Mengkonsumsi diet soda dalam jumlah yang wajar, misalnya 1 kaleng per hari, masih dianggap aman, karena kandungan pemanis buatan dan bahan-bahan kimia lain di dalamnya masih dalam batasan yang aman bagi kebanyakan orang.
Akan tetapi, diet soda bukanlah minuman yang menyehatkan bagi Anda, terutama yang sedang dalam program diet. Meskipun menggantikan minuman bersoda biasa dengan diet soda akan membuat Anda mengurangi cukup banyak kalori untuk dikonsumsi, namun beberapa penelitian menyatakan bahwa makin banyak konsumsi minuman bersoda – baik diet soda maupun yang reguler – akan meningkatkan nafsu makan Anda sehingga resiko terkena obesitas dan penyakit terkait seperti diabetes mellitus pun akan meningkatkan, serta meningkatkan resiko terkena osteoporosis.
Penelitian lain juga menemukan bahwa mengkonsumsi lebih dari 1 kaleng minuman bersoda per harinya akan meningkatkan resiko terkena metabolic syndrome sebanyak 40%. Metabolic syndrome merupakan faktor resiko utama terjadinya penyakit jantung dan diabetes.
Pilihan minuman yang lebih sehat masih banyak tersedia. Tentu saja yang paling baik adalah air putih, yang dianjurkan untuk dikonsumsi dalam jumlah cukup, yaitu 8 gelas per hari. Untuk variasi, daripada mengkonsumsi minuman bersoda, Anda bisa mengkonsumsi jus buah, susu rendah lemak atau teh hijau.
Filed Under: Diet • Weekly Health Info







bagaiman program diet yg bnar,,,,,,
makanan apa aja yg g boleh d makan???
Dear ophe,
Dalam program diet, diperlukan makan 5-6x sehari, dalam porsi kecil yang berisi makanan tinggi protein seperti dada ayam, daging sapi, ikan, telur, tahu, tempe dan lain-lain serta rendah kurangi konsumsi karbohidrat seperti nasi, mie, pasta, roti dan sebagainya dan ganti dengan nasi merah, nasi coklat, oatmeal atau roti gandum.
Silahkan dapatkan panduannya di http://www.panduandiet.com.
Semoga membantu.
[...] besar dari kita pasti suka minum soda. Dan mungkin banyak juga peminum soda yang sebenarnya sudah tahu bahwa minuman ringan ini buruk [...]
mas denny , saya mau nanya…
kalo kita pake carb block and fat block berarti kalo makan makanan berlemak dan berkarbohidrat tinggi juga gaq apa2 donk?
kalo masalah berat badan sih sudah tidak masalah (160cm-50kg), hanya saya sedang menjaganya saja ,namun kadang-kadang kalau lagi hang out sama teman2 ato gaq kalo ada pesta undangan , biasanya saya makannya banyak deh (habisnya sayang kalo ga makan banyak kalo lagi undangan) tapi pasti sesudahnya berat saya naik dan harus cuma makan buah aja selama 3-4 hari untuk menurunkan berat… nah apakah dengan mengonsumsi carb block dan fat block saya bisa makan sepuasnya tanpa berat saya naik? konsumsi nya sih paling juga seminggu 2x kalo pas mau makan2 ato ada undangan saja…
bagaimana menurut mas denny?
kalo emank bisa , saya berminat beli deh , jadi tidak usah menderita 3-4 hari ke depannya… bisa makan normal…
mohon jawabannya yah… hatur nuhun
Dear meumeut,
Ya,memang Fat Bloc maupun Carb Bloc bisa dikonsumsi sebelum mengkonsumsi makanan berlemak dan karbohidrat tinggi,dan memang benar, sebaiknya konsumsinya dibatasi saja hanya ketika kita benar-benar tidak bisa menghindari konsumsi makanan junk seperti pada saat pesta atau acara tertentu yang Anda ikuti.Nah,untuk pola makan hariannya tentu saja harus tetap diatur dengan membatasi konsumsi makanan berlemak, serta mengurangi karbohidrat simple dan gantikan dengan karbohidrat kompleks. Untuk pemesanannya silahkan hubungi 021-7940574 pada jam kerja atau melalui email ke sales@sportindo.com.
Semoga bisa membantu.