Diet Koq Lemas?

September 11, 2009, Posted by Denny Santoso at 1:18 pm

Beberapa waktu yang lalu, seseorang bertanya kepada saya, “Saya diet dengan mengurangi nasi, kenapa saya jadi lemas?”. Beberapa hari kemudian, ada beberapa pertanyaan yang sama masuk ke saya. Karena banyak pertanyaan yang mirip, saya merasa topic ini perlu saya ulas supaya Anda semua mengerti gambaran besarnya.

Ketika kita diet, tujuan kita apa? Pastinya adalah membakar lemak kan? Ada satu hal disini yang harus Anda pahami. Ketika Anda mengatakan hendak membakar lemak, itu berarti Anda mengatakan “gunakan lemak tubuh untuk mensuplai energy tubuh”. Mengurangi konsumsi nasi atau karbohidrat sudah merupakan salah satu langkah yang tepat. Tetapi pola pikir kita yang sering salah. Ketika kita mengurangi konsumsi nasi, padahal nasi adalah karbohidrat yang mana merupakan sumber energy utama untuk tubuh kita, tentunya tubuh kita akan berusaha mencari alternatif energy. Dalam kasus ini adalah lemak tubuh kan.

Ketika sumber energy tubuh utama dikurangi, maka pasokan energy yang siap saji di tubuh kita akan berkurang, tentunya kita akan merasakan sedikit lemas. Dan lemak, adalah sumber energy cadangan dimana proses pembakarannya membutuhkan proses yang lebih panjang. Proses yang panjang ini yang saya maksud adalah perubahan dari lemak tubuh Anda, untuk diangkut, dirubah menjadi energy dan sampai digunakan oleh tubuh, ini membutuhkan waktu yang lebih lama daripada proses perubahan energy dari nasi yang kita makan sampai diubah menjadi energy. Anda bisa memperhatikan contohnya ketika membandingkan orang berlari marathon 42km dan orang berlari cepat/sprint 100 meter.

Kenapa orang berlari cepat cuma 100 meter? kenapa tidak ada perlombaan lari cepat 5km? Berlari cepat, membutuhkan energy cepat, dan energy itu diambil dari karbohidrat yang mana jumlahnya sangat sedikit di tubuh kita dan cepat habis. Karbohidrat adalah energy instant yang bisa membuat kita berlari cepat tetapi dalam waktu yang pendek. Ketika seseorang berlari marathon, energy yang digunakan adalah dari lemak, maka dari itu kita lihat orang berlari marathon bisa lari sejauh dan selama itu tetapi larinya juga seperti joging, tidak secepat orang yang melakukan sprint 100 meter.

Perubahan sumber energy dari yang instan menjadi yang lambat ketika kita mengurangi nasi sewaktu diet inilah yang dirasakan oleh tubuh seperti lemas itu. Dan tentunya ini berakibat ke pola latihan kita yang tidak sekuat ketika kita tidak mengurangi konsumsi nasi.

Denny Santoso, S. Kom, SAC, Dip. CBA, CSN, Cht.
www.sportindo.com, www.dennysantoso.com, www.duniafitnes.com
Tips Latihan, Pola Makan dan Panduan Suplementasi Ultimate Nutrition
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay

Related posts:

  1. Bahaya Diet Rendah Karbohidrat
  2. Kurangi Karbohidrat Kalau Ingin Kurus?
  3. 6.5 Kesalahan Paling Fatal Dalam ber-DIET
  4. Olahraga Apa Untuk Membakar Lemak?
  5. Atur Konsumsi Karbohidrat untuk Menurunkan Berat Badan

Currently have 22 Comments

  1. Andy Peng says:

    Perihal Karbohidrat, apakah ada perbedaan lbh cepat kenyang atau lebih lambat kenyang antara carbo GI Tinggi dgn yg Rendah ? atau hanya perbedaan waktu proses menjadi gula aja ? Trims

  2. TOTO says:

    Jadi dengan kata lain…. Jangan banyak alasan, yang namanya ingin mencapai sesuatu butuh yang namanya perjuangan. Tidak mungkin hasil yang maksimal didapat dengan usaha yang minimal…hehehe… peace..

    Tp kalo menurut saya, simple caarbs (seperti nasi, gula) kalo sebelum dan sesudah latihan baik kok dikonsumsi, karena pada saat2 itulah kita membutuhkan simple carbs paling banyak… Betul ngak Pak Denny?

  3. Erwin Santoso says:

    @andy: makin tinggi GI makin cepet bikin laper karena makin cepet gula/energy terbentuk dlm tubuh makin cepet dimanfaatkan maka makin cepat pula abis.
    @toto: sebelum latian better complex carb utk menghindari sugar spike saat latihan dan setelah latihan better simple carb utk replace gula darah yang terpakai saat latihan.

  4. dewa says:

    to:bapak denny
    saya baru pemula fitnes yang saya mau tanyakan setelah saya menkonsumsi 10 biji ultrariffid saya sangat lemas sekali,kepala merasa kosong apakah ada salah dengan saya mengingat saya sudah berumur 40 tahun apakah olahraga dan obat ini tidak cocok bagi tubuh saya tolong jawaban nya?

  5. Erwin Santoso says:

    @dewa: tolong jelaskan pola makan, latihan, rest dan suplemen anda sehari2 beserta data anda agar bisa dibantu.
    thanx ya:)

  6. penggunaan suplement ygtepat sangatlah penting dlm penurunan dan pembentukan bb dan slm ini sy menggunakan UR dng hasil bagus. sy disarankan lbh banyak mengkonsumsi protein dan kebetulan di rumah ada AMINO 2000 milik suami sy. pertanyaannya adl apakah sy, wanita, bs mengkonsumsi Amino tsb dan bgmn dosis yg tepat u/ mengkonsumsinya?

  7. Hendra Santoso says:

    @pradetya: tidak masalah sama sekali

    3 di pagi hari, 3 di siang hari, 3 setelah latihan dan 3 di malam hari

    kalau mau lebih praktis bisa gunakan susu protein atau prostar whey protein

    bisa didapatkan di http://www.dennysantoso.com/susuprotein

    semoga membantu

  8. pradetya aulia says:

    tanya lg yah..
    untuk konsumsi d pagi hari setelah makan pagi or gmn? soalnya pagi hari saya biasanya minum UR, stengah jam kmdian erobic baru makan pagi. klo di botonya dikatakan dikonsumsi “between meals”, maksudnya apa yah?
    satu lagi, ketika masak oatmeal saya ksh gula n garam sdikit biar rasanya lebih enak. boleh ga ya bt sy yg sdng diet :)

  9. pradetya aulia says:

    mas hendra.. ktnya kan u/ mkn siang kt mkn dada ayam rebus. nah itu rebusnya boleh pake bumbu n garam ga sih atau direbus gt aja?
    jika sdng program penurunan bb apakah qt perlu mngurangi garam juga?
    klo gula putih saya ganti dng gula jawa/ gula jagung dr topicana slim itu boleh ga?

    thx nih..

  10. Hendra Santoso says:

    @pradetya: setelah makan klo pernah ada penyakit maag. tp seperti biasa ya tidak masalah. beetwen meal itu diantara makan..

    gula ga boleh, ganti dengan gula diet tropicana aja klo mau manis

    ayam dimasak terserah asal tidak digoreng, disantan atau dimasak terlalu manis

    garam asal tidak over tidak masalah

    gula jagung jangan, gula buatan aja.

  11. anton medangym says:

    disini ada yang ingin saya tanyakan..
    kenapa pada saat perut kosong walaupun ngantuk kita tidak bs tidur ??
    apakah kita tidur juga membutuhkan energi ??

  12. Sportindo Consultant says:

    Dear Anton Medangym,
    Pada saat tidur kita justru butuh banyak protein tapi tidak butuh kalori dan karbohidrat dalam jumlah banyak, karena saat tidur itu tubuh akan memperbaiki dan membangun sel-sel tubuh kita serta saat tidur itu juga hormon pertumbuhan kita akan keluar. Oleh karena itu sebelu tidur dianjurkan untuk mengkonsumsi protein 2-3 jam sebelum tidur, misalnya dengan susu whey atau casein.
    Semoga bisa membantu..

  13. vebbri says:

    mas denny….
    aku pengen sedikit sharing deh…
    aku cwe umur 21,aku tu ngga suka aem nasi,cyus pilih” klo soal makanan..aku lebih suka makan sayur dan buah.sering kali dalam satu hari aku cuma makan 1 porsi nasi itupun paling cuma beberapa sendok aja,aku punya kebiasaan ngga sarapan,aku bkan cwe yang aktif….aku sangat memperhatikan asupan yang masuk,ngga makan gorengan,ato makanan yang memicu kolesterol tinggi…saatr ni BB aku kira”49 dgn tinggi 150
    nurut mas denny BB aku ideal ngga untuk saat ini…????
    cyus minytas sarannya dunk untuk menjaga vitalitas tubuh….!!!!!!! n satu lagi nurut mas denny baik ngga siy pola makanku saat niy….?????

    thanks banget sebelumnya…………….

  14. Sportindo Consultant says:

    Dear vebbri,
    Diet dengan mengurangi makan sperti yang Anda lakukan justru merupakan kesalahan besar. Sebaiknya Anda mulai atur pola makan yaitu dengan makan 5-6x sehari atau tiap 3 jam sekali. Kurangi nasi,mie,kentang atau makanan manis lain dan ganti dengan nasi merah, oatmeal atau roti gandum. Lalu tambahkan juga makanan tinggi protein, misal ayam,telur,ikan,daging,tempe,tahu.
    Silahkan dapatkan panduannya di http://www.panduandiet.com.
    Kalau untuk berat badan ideal,silahkan baca artikel di link berikut:
    http://www.dennysantoso.com/berapakah-berat-badan-ideal-saya.html

    Semoga bisa membantu.

  15. zaldy lee says:

    RED WINE… gmn cara mengkonsumsinya dgn benar utk diet? seminggu sekali?sehari sekali dgn gelas kecil? mengingat di rmh saya byk sekali red wine dan white wine. krn ortu pulang dari LN pasti bawa wine. thq

  16. Sportindo Consultant says:

    Dear zaldy,
    Berdasarkan penelitian, konsumsi 1 gelas @125 ml red wine ataupun white wine per hari mampu memberikan manfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah, namun demikian karena kandungan alkoholnya, maka tidak disarankan untuk mengkonsumsinya berlebihan karena risiko kesehatan yang ditimbulkannya akan jauh lebih besar.
    Semoga membantu.

  17. han says:

    mw tanya dunk,, bagaiman mengembalikan metabolisme tubuh..

    karena saya diet dengan cara yang slh,, sehingga lbih gampang menyimpan lemak.. ap yg seharusnya sya lakukan..

  18. Tjujati Rachman says:

    Saya mau tanya kalau lg diet, apa sama selaki tdk boleh ngemil sedikit2, misalnya rambutan 3 bh, cookies 2 bh.

  19. Tjujati Rachman says:

    Saya mau tanya kalau lg diet, apa sama sekali tdk boleh ngemil sedikit2, misalnya rambutan 3 bh, cookies 2 bh. Apakah ngemil spt itu akan mengurangi penurunan brt bdn? saat ini sy diet: pagi dan malam minum susu dr Herbalife+fiber, siang makan biasa.

  20. Sportindo Consultant says:

    Dear,
    Saya bantu jawab ya,
    @Han:untuk meningkatkan metabolisme tubuh, maka mulai atur pola makan jadi 5-6x sehari dengan tambahkan menu tinggi protein, kemudian olahraga juga sangat diperlukan untuk menaikkan metabolisme.

    @Tjujati Rachman:mengemil boleh saja, karena saat diet, kita malah perlu makan 5-6x sehari, dengan 3x makan utama dan 2-3x snack, tapi pilih snack sehat yaitu yang tinggi serat, rendah lemak, kaya karbohidrat kompleks, serta yang tinggi protein. Untuk panduan dietnya silahkan Anda dapatkan di http://www.panduandiet.com.

    Semoga bisa memabantu.

  21. vincent says:

    pak, kalau waktu treadmill saya merasa ngantuk itu sama kaya lemas gk ya? soalnya kalo merasa ngantuk sama dengan lemas, berarti lemaknya gk kebakar donk?
    tp badan gk loyo sih, cm menguap aja, pengen tidur

  22. Sportindo Consultant says:

    Dear vincent,
    Apakah ketika treadmill detak jantungnya sudah dijaga di angka 65% ? Karena pembakaran lemak terjadi pada kisaran denyut jantung pada angka itu (di treadmill itu sama dengan jalan cepat), di atas itu malah karbohidrat yang akan dibakar, dan jika diteruskan latihannya, kita malah bisa lemas atau mengantuk.

    Semoga bisa membantu.

Leave a Reply