Denny Santoso, S. Kom, SAC. Dip., CSN

Indonesia Sport Nutritionist
Browse » Home » Training, Uncategorized » Berapa Berat Beban untuk Latihan Saya

Berapa Berat Beban untuk Latihan Saya

Berapa berat beban untuk latihan saya? Kita tentunya pernah melihat di tempat fitness, para gym freak, monster gym atau apapun sebutannya. Mereka berbadan besar (belum tentu ripped), dan mereka mengangkat beban seperti orang gila. Ketika kita yang pemula masuk ke dalam gym, pastilah ada perasaan takut, minder, dan memastikan diri bahwa kita tidak akan mampu mengangkat seberat mereka.

“Mereka pasti sudah berlatih bertahun-tahun sedangkan saya kan baru saja mulai”. Mindset inilah yang akhirnya membuat kita mengangkat beban yang ‘cukup ringan’ dan tidak bikin malu kalau sampai tidak kuat di tengah-tengah latihan. Tetapi adakah cara mengetahui, berapa berat beban yang ideal untuk latihan Anda?

Apabila Anda pertama kali masuk ke gym, dan baru berlatih beberapa hari lamanya, sebaiknya Anda memulai dengan membiasakan terlebih dahulu dengan alat-alat yang ada. Dan berat yang disarankan adalah sekitar 12-15 repetisi. Ingat, bahwa pola latihan semacam ini adalah untuk membiasakan Anda dengan alat dan mengerti tujuan dari masing-masing alat.

Setelah Anda berlatih selama beberapa hari, dan sudah mengerti tentang alat yang tersedia di gym Anda, tentunya Anda mulai mengerti juga seberapa kekuatan Anda. Misalnya, latihan biceps, dengan 10kg atau 15kg sudah berat untuk Anda. Tetapi untuk latihan bench press mungkin Anda bisa melakukan di 20-25kg. Pemahaman tentang kemampuan diri Anda sendiri ini sangatlah penting untuk memonitor progress dari latihan Anda.

Nah, sekarang pertanyaannya, apabila Anda sudah tahu perkiraan kekuatan Anda, terus selanjutnya apa? Selanjutnya adalah tentukan goal Anda. Seperti artikel saya sebelumnya mengenai berapa lamakah seharusnya istirahat antar set, kita juga harus berpatokan pada goal dari latihan Anda.

Sebenarnya, goal ini juga tidak ada patokan yang terlalu kaku, karena membentuk badan, menurut saya pribadi lebih merupakan sebuah seni daripada ilmu pasti (karena tubuh masing-masing orang pasti berbeda-beda). Untuk Anda yang mempunyai goal fitness untuk ‘kesehatan’ atau cuman supaya tubuh lebih ‘fit’, saya sarankan Anda melakukan repetisi sekitar 10-12x. Yang dimaksud dengan 10-12x repetisi adalah Anda menentukan beban tertentu untuk otot yang Anda latih dan lakukan 10 sampai 12x repetisi. Pastikan Anda gagal mengangkat pada repetisi 10-12x. Kalau Anda kuat mengangkat lebih dari 10-12x, berarti beban Anda kurang berat. Sesuaikan beban Anda supaya pas pada angka 10-12x tersebut.

Untuk Anda yang mempunyai goal membakar lemak, repetisi yang disarankan adalah sekitar 8-10x per set. Kalau Anda ingin membentuk otot supaya lebih mengembang, repetisi yang disarankan adalah 6-8x per set. Dan kategori terakhir adalah untuk Anda yang ingin menaikkan kekuatan otot Anda, misalnya selama ini Anda kuat melakukan bench press hanya 25kg saja sebanyak 10x repetisi dan Anda ingin melebihi batas 25kg, maka lakukan latihan dengan beban seberat mungkin dengan target repetisi Anda sebanyak 3-4x saja per set. Gunakan beban semaksimal mungkin, istirahat yang lebih lama.

Tetapi sekali lagi saya tekankan, aturan repetisi ini hanyalah merupakan panduan yang sangat dasar. Dan masing-masing individu bisa menyesuaikan diri dengan caranya masing-masing. Seperti contohnya, saya pribadi lebih suka menggunakan repetisi 6-8x untuk membakar lemak, sekaligus membentuk otot saya. Karena otot yang terlatih, akan membantu membakar lemak lebih cepat lagi.

Good luck :)

Denny Santoso, S. Kom, SAC, Dip. CBA, Certified Sport Nutritionist
Tips Latihan, Pola Makan dan Panduan Suplementasi Ultimate Nutrition
www.sportindo.com
www.dennysantoso.com
www.JagoInternetMarketing.com
www.friendster.com/cobramania

Tags: ,

Posted in Training, Uncategorized

7 Responses to “Berapa Berat Beban untuk Latihan Saya”


dimaz November 17th, 2008 at 4:11 pm

“Mereka pasti sudah berlatih bertahun-tahun sedangkan saya kan baru saja mulai”

He….3x
Mindset ini yang kadang bikin kita ga tertantang untuk mengangkat lebih berat lagi. Terutama yang lagi build their muscle.

Oya Pak Denny, bener ga sih slogan ” NO PAIN NO GAIN ? “.
Ini motonya Arnold ya ?

Hans November 18th, 2008 at 8:39 pm

Malam dok maaf mau nanya, kalau sy yang ada penyakit dalam sebaiknya treadmil dalam seminggu berapa kali dan berapa lama untuk ukuran umur 50thn seperti sy.
apa 5mile, 6mile apa tiap hari atau berapa kali dalam seminggu dan tentunya yang terbaik untuk sy yang ada diabetes.
Sebelum dan sesudahnya di ucapkan banyak terima kasih atas perhatian dokter.

salam hans.

Herry November 20th, 2008 at 8:15 pm

Setahu saya, motto para worldclass bodybuilder lebih daripada no pain no gain, tetapi IT’S ALL ABOUT GUTS & BLOOD, saking extremnya cara mereka berlatih.

Denny Santoso November 30th, 2008 at 10:40 am

@Dimaz, tergantung what kind of pain :) Kalau good pain, why not? Kalau bad pain (injury) emang sebaiknya berhenti dulu:)

@Hans, penyakit dalam apa ya? Kalau diabetes, ini ada artikelnya:
http://www.dennysantoso.com/mengenal-diabetes-mellitus-apa-yang-dapat-anda-lakukan.html

Hamdi December 15th, 2008 at 7:16 pm

Mau tanya nih, kenapa ya kadang angkatan sudah berat, eh kadang malah jadi turun drastis, apa sih yang paling mempengaruhi?
lalu apakah kita memerlukan creatine? sebagaimanakah pengaruhnya? lalu apa bedanya dengan kre-alkalyne? terima kasih.

Teguh December 16th, 2008 at 11:38 pm

Mas, lebih baik mana, melatih otot dada dengan chest machine atau dengan manual ?
Trims ya…

Hendra Santoso December 17th, 2008 at 8:27 am

@Hamdi: kralkalyn merupakan generasi terbaru creatine yang lebih baik. perlu jika anda ingin massa otot lebih, power,stamina dan energi tambahan.

@teguh: manual aja



Leave a Reply