Baked Chicken with Lemon Juice

Daging ayam banyak digunakan sebagai salah satu bahan makanan yang populer di berbagai belahan dunia. Daging ayam biasanya diambil dari ayam broiler yang memang sengaja diternakkan untuk diambil dagingnya. Akan tetapi banyak juga yang mengolah daging ayam yang berasal bukan dari ayam broiler.
Daging ayam adalah salah satu makanan dengan kualitas protein terbaik. Daging ayam secara umum lebih menyehatkan dibandingkan dengan daging merah (daging sapi) disebabkan karena daging sapi mengandung lemak dan kolesterol lebih banyak dibandingkan dengan daging ayam. Dari segi kandungan protein, daging ayam memiliki kandungan protein lebih banyak dibandingkan dengan daging sapi. Selain itu kualitas protein daging ayam lebih tinggi dibandingkan dengan daging sapi.
Itulah sedikit cerita tentang daging ayam. Kali ini kita akan membuat salah satu olahan daging ayam yang mudah cara membuatnya dan menyehatkan. Nah, biar nggak keburu kelaperan ngebayanginnya, langsung aja kita buat baked chicken with lemon juice.
Untuk 1 porsi
Bahan:
- 1 potong dada ayam tanpa tulang dan kulit
- 1 sdm lemon juice
- 50 g bawang Bombay (potong melintang)
- Lada untuk taburan
-
Cara membuat
- Cuci bersih daging ayam dan tiriskan sebentar. Sayat permukaannya beberapa kali.
- Siapkan aluminium foil diatas baki oven. Letakkan daging ayam ditengah aluminium foil.
- Siram dengan lemon juice.
- Letakan potongan bawang Bombay dipermukaan dan di sekeliling daging ayam.
- Bungkus rapi dengan aluminium foil.
- Masukkan dalam oven dan panggang pada suhu 200°C selama sekitar 25 menit.
- Angkat. Buka bungkus aluminium foilnya. Pindahkan diatas piring saji dan taburi dengan lada secukupnya atau sesuai selera. Sajikan.
Nilai gizi per porsi
Kalori: 282 kkal
Lemak: 3.2 g
Karbohidrat: 5 g
Serat: 0.9 g
Protein: 58.4 g
Tips dan saran
- Sajikan bersama saos sambal, saos tomat atau mayonnaise.
- Cara lain penyajian: taburkan serutan keju chedar atau parmesan di permukaannya.
- Bisa disajikan sebagai lauk untuk makan siang.
Filed Under: Healthy Food Recipe






Whaaa mudah sekali membuatnya… terima kasih resepnya b^_^d Saya pernah masak ayam yang mirip-mirip dengan ini resepnya, bedanya ayamnya saya kukus bukan dioven karena saya ngga punya oven ~_~ Apakah dengan dikukus kandungan nutrisinya berkurang atau tetap sama dengan klo dioven? (yang jelas no deep fry anymore! betul kan?) Klo ternyata berkurang harus nabung beli oven nih… hehe…
Dear Mba Laksmi
Secara umum tidak tidak ada perbedaan pengaruh pengukusan dan pengovenan terhadap nutrisinya.
Cara memasak ini lebih berpengaruh terhadap citarasanya. Pengovenan menghasilkan produk yang lebih kering dibandingkan dengan pengukusan dan citarasanya lebih improve. Sedangkan pengukusan biasanya menambah jumlah air pada bahan sehingga citarasanya menjadi lebih kurang dibandingkan dengan yg dioven.. Air memberikan citarasa yang lebih netral.
Jadi kalau mau ngambil manfaatnya, oven and kukus all the same, tinggal diatur aja dari segi citarasanya.
Semoga membantu hehehe
Trims, jawabannya bagus. Untuk sementara saya bertahan dengan kukusan dulu sampe bisa beli oven hehe :p
Tanya yang lain ya: Klo dibandingkan antara makanan yang dikukus dengan yang dipanggang atau dibakar, mana yang terbaik? Misalnya ayam kukus/oven, ayam panggang, ayam bakar gitu? Matur nuwun
Sebenarnya yg terbaik dari segi nutrisi kurang lebih hampir sama. Tidak ada perbedaan yg besar antara ketiga proses tadi. Proses2x tersebut lebih berpengaruh ke cita rasanya. Tetapi untuk ayam bakar, hindari untuk membakar sampai terlalu hitam atau hangus. Hasil pembakaran tersebut bisa menjadi salah satu zat karsinogenik.
hy arief…
resepnya ok banget neeh..
bravo,,,,
gag bikin sy capek blama2 d dapur,hehe..
btw,sy mhs bingung dng lemon juicenya..
mksdnya air perasan jeruk nipis apa bukan y??
takutnya slh seh,,hehe
Hi Mba Any…
hehehe
lemon juice itu air perasan buah lemon (yg warnanya kuning) berbeda dengan jeruk nipis (yang warnanya hijau).. Kedua jenis jeruk ini menghasilkan citarasa yang berbeda. Kalau Mba Any pengen bereksperimen bisa aja menggunakan jeruk nipis. siapa tahu bisa pas dengan selera Mba. hehehe
selamat mencoba
Kalo dimasak pake pressure cooker piye Rif?
Sebenarnya nggk perlu sih Mba… soalnya ayamnya kan boneless alias nggk ada tulangnya lagi.. nanti kalo pake pressure cooker nanti repot sendiri deh .. wekekeke. tapi kalo yg ada tulangnya. mungkin bisa Mba, jadi ganti nama… ayam tulang lunak Mba Diana… wkekekek… peaceee…..
hi mas arief,
kl oven nya d ganti microwave bisa ga??
trus kl d panggang, gmn y??
jd berubah y resepnya?
thanks
Hi Nas Daniel.
Saya belum pernah memanggang pake microwave. tetapi kalau ingin mencoba, suhu dan waktunya harus disesuaikan lagi. Btw, sekarang udah ada dijual microwave yang bisa untuk memanggang juga.
Maksudnya dibakar kali (grilled)? bukan dipanggang kan (baked)? kalo dioven sama dengan dipanggang.
kalo mau dibakar rasanya agak sedikit berubah. karena terbentuk flavor baru pada permukaan yang bersentuhan langsung dengan asap dan suhu tinggi pembakaran.
hehehehe,
benar mas, maksud saya d grill :p
oy mas, ada ga resep grill2an yg sehat, kyk ayam d grill gitu dehh, soalnya kl d grill gitu kan lbh mudah dan ga butuh peralatan yg aneh2
thanks
Ok Mas Daniel… Just wait and be patience ya hehehehe
Tempo hari saya kehabisan jeruk lemon trus nyoba pake jeruk nipis… Aromanya beda, rasanya juga beda… ada pahit-pahitnya, mungkin karena jeruk nipis yang masam ya jadi agak pahit? Tapi aromanya enak sih, jadi ya makan terus sampe abis hehe…
@ Mba Laksmi… gpp atuh mba… itukan kreatifitas Mba… so kalo mo ganti dengan orange juga bisa kok, yg penting cocok dengan lidah Mba… hehehehe.. btw, rasa pahit terbentuk karena ada reaksi suatu senyawa dalam jeruk tersebut yang disebut albedo yang teroksidasi akibat suhu yang tinggi sehingga menimbulkan rasa pahit. tapi tidak semua jeruk memiliki senyawa ini.