Denny Santoso, S. Kom, SAC. Dip., CSN

Indonesia Sport Nutritionist
Browse » Home » Diet, Nutrition » Bahaya Diet Rendah Karbohidrat

Bahaya Diet Rendah Karbohidrat

Banyak dari kita yang ingin menurunkan badan dengan ‘cepat’ dan pada umumnya mengambil metode Diet Rendah Karbohidrat (tinggi Protein). Para binaraga juga sering sekali menggunakan cara ini untuk membuang lemak di tubuhnya dengan cepat. Ternyata ada beberapa hal yang membuat diet jenis ini cukup berbahaya. Apakah kita harus terus menggunakan metode ini? Kapan kita harus waspada?

Karbohidrat adalah sumber energy utama dalam tubuh kita selain Protein dan Lemak. Karena itu tubuh akan lebih memilih karbohidrat untuk pemenuhan kebutuhan energynya. Kelebihan karbohidrat akan disimpan oleh tubuh menjadi lemak membuat banyak orang berpikir dengan mengatur pola makan sedemikian rupa sehingga menjadi rendah karbohidrat, tinggi protein, akan membuat lemak yang ada bisa dibakar melalui olahraga yang intensif dan tenaga yang dibutuhkan akan dipenuhi dari asupan protein yang tinggi.

Karbohidrat mempunyai empat fungsi penting yang berhubungan dengan metabolisme tubuh dan perfoma latihan, yaitu:
1. Sumber energy utama
2. Asupan karbohidrat yang cukup akan membantu protein mempertahankan sel-sel protein
3. Membantu pembakaran lemak
4. Bahan bakar untuk system saraf pusat

Mengurangi asupan karbohidrat dan menambah protein dengan harapan akan membantu tubuh membakar lemak lebih. Tetapi apabila hal itu dilakukan terus menerus, maka pada saat proses katabolik, yang mana protein diubah menjadi glucose sebagai energy, protein akan diambil dari otot yang akan menyebabkan berkurangnya massa otot. Dan pada saat perubahaan protein menjadi glucose itu menghasilkan sisa buangan berupa nitrogen yang harus dibuang melalui urine dan keringat. Nitrogen yang dibuang melalui urine ini jelas akan membebani ginjal. Jadi semakin rendah asupan karbohidrat, semakin tinggi intensitas latihan dan semakin banyak protein yang dikonsumsi, dalam waktu yang lama, akan merugikan ginjal kita. Banyak minum air yang diharapkan akan melancarkan proses ginjal, juga akan membebani ginjal apabila diet seperti ini diteruskan karena sisa buangan tersebut tetap harus melewati ginjal kita.

Yang harus Anda perhatikan adalah, cek kondisi ginjal Anda, apabila ada kelainan baik itu karena genetik atau penyakit tertentu, jangan lakukan pola diet ini. Bagi yang sangat overweight, ingin mendapatkan hasil yang cepat, pola diet ini bisa digunakan, tetapi jangan lebih dari satu bulan, dengan catatan kondisi ginjal Anda baik-baik saja. Pola diet ini seperti pisau bermata dua, gunakan dengan hati-hati.

Denny Santoso, S. Kom, SAC, Dip. CBA, Certified Sport Nutritionist
www.sportindo.com, www.dennysantoso.com - YM: cobramania
www.friendster.com/cobramania
Tips Latihan, Pola Makan dan Panduan Suplementasi Ultimate Nutrition

Posted in Diet, Nutrition

7 Responses to “Bahaya Diet Rendah Karbohidrat”


dwi May 2nd, 2008 at 2:03 pm

bisa ga di web ini ditambah resep2 makanan yang dianjurkan untuk berdiet?agar nantinya kita lebih mudah untuk membuat makanan dengan kandungan gizi yang udh ditentuin?

Denny Santoso May 2nd, 2008 at 3:44 pm

Diusahakan mas, blm ada contributor untuk resep2 makanannya saat ini.

arman June 19th, 2008 at 1:40 pm

Mas, saya udah melakukan diet rendah karbohidrat dan sangat tinggi protein. berhasil dalam 7 bulan turun 10 kg, itu juga saya barengi dengan latihan beban. tapi berat badan saya mentok 70kg kga kurang2x, dulu saya 83kg tinggi 170cm.. apa diet saya sudah benar, diet extrem apa lagi yg bisa menurunkan berat badan saya? terima kasih atas jawabannya

Denny Santoso June 19th, 2008 at 10:40 pm

Arman, diet low carb tidak boleh dilakukan dalam waktu yang sangat lama, bisa berbahaya buat tubuh dan itu juga merusak sistem metabolisme tubuh. Coba Mas Arman perbaiki dulu pola dietnya, kemudian pake zig zag diet aja.

Yogie September 6th, 2008 at 12:47 pm

ko denny saya mau tanya..kemaren 1 bulan yang terakhir itu saya check body fat sekitar 17,4 %…td pas saya cek lg ( 1 bulan kemudian ) malah naek menjadi 18,8 % hahahaha kacau…

itu knp bisa gitu yah ko?malah yang lebih parah massa otot berkurang 1 kg…skrg berat menjadi 61 kg dari 62 kg..padahal dah fitness seminggu 5 - 6 kali ( dgn intensitas waktu 1 jam untuk angkat beban dahulu baru kemudian threadmill sekitar 30 menit)

pola makan saya :

- bgn jam 9 : outmeal 1 mangkok sama 2putih telur

- pegi latian sblmnya minum susu whey,latian intensif selama 1 jam an lalu theradmill(20-25 menit) / sauna (10 menitan)..langsung setelah latihan aku minum whey lg

- pulang sekitar jam setengah 1 makan siang : nasi merah + dada ayam diet (tampa bumbu dan kulit) (dipanggang)+ sayuran(kadang di tumis atau di rebus) + tahu tempe msg2 5 potong

- jam 3 aku makan 1 tangkup roti gandum aja + selai kacang

- jam 5 aku makan lagi 1 tangkup roti gandum / kentang / ubi

jam 7 aku makan malem, nasi merah sedikit tp sekitar 5 sendok makan ditambah sayur + daging ( tp yg ini di masaknya digoreng atau ditumis jg dengan bumbu, karena makannya bareng2 keluarga)

jam 8 - 9 aku makan buah

trus tidur sekitar jam 11

dan menurut ku badan ku definisi ototnya dah keliatan lebih jelas di banding 1 bulan lalu..memang rada mengecil sedikit..dah otot perut nya dah mulai muncul..walaupun cuma br keliatan samar2 4 pack hehehehe

tp knp malah bisa naek yah body fatnya? padahal carbo nya sudah makan yg lambat serap dan porsinya tidak terlalu banyak..

apa karena minum air kebanyakan yah ko? jadi body fatnya naik? aku kalo di tempat fitness minum airnya banyak bgt…

apakah boleh jg mengkonsumsi seperti fat burner? atau lebih baik alami aja? kalo misalkan minum fat burner itu hanya boleh dalam waktu yg sebentar saja yah ko? takut ntar cepet turun body fatnya eh cepet naik jg…

tolong bantuannya N tips nya yah ko..Thx…

Denny Santoso September 6th, 2008 at 3:22 pm

air tidak bisa jadi fat:) mungkin pengukurannya beda kali? Coba sekali lagi deh, pastikan tangan kering, tidak kena keringat. Dan makannya ditambah protein donk, masa tiap nyemil, masuknya malah carbo mulu :P

Yogie September 6th, 2008 at 4:01 pm

Ohh ia tgn saya suka keringetan tuh hahahaha.. ya deh ko ntar mkn proteinnya di tambah..Thx ko



Leave a Reply