Denny Santoso, S. Kom, SAC. Dip., CSN

Indonesia Sport Nutritionist
Browse » Home » Diet » Apakah Kenyang Itu Menggemukkan?

Apakah Kenyang Itu Menggemukkan?

Kalau makan kenyang membuat perut tampak besar, berarti kita tidak boleh makan sampai kenyang kalau ingin kurus. Hal itulah yang dipercayai hampir semua orang saat ini. Bahkan ada yang sampai berusaha sebisa mungkin menahan rasa lapar demi tubuh yang lebih langsing. Tidak jarang ada yang sampai maagnya sakit. Beberapa client bertanya kepada saya, “Diet yang bener gimana sih, saya punya sakit maag soalnya”. Nah pertanyaan seperti itu, tentunya berlandaskan pemikiran bahwa berlapar-lapar adalah jawaban dari doa mereka akan tubuh ideal. Sedangkan sakit maag adalah hambatan yang sering mereka temui. Coba kita analisa lebih detail tentang fenomena ini.


Lapar adalah suatu kondisi yang dapat disebabkan oleh tiga hal, yaitu:
- Gula darah yang tersimpan di hati sudah menipis, sehingga tubuh merasa pasokan energy sudah mulai habis dan itu adalah keadaan bahaya. Contoh kondisi ini adalah rasa pusing ketika kita lapar (tidak semua orang merasa pusing), tetapi kondisi ini bisa dibereskan dengan memakan sesuatu yang manis. Mengkonsumsi permen manis misalnya, akan membantu menghilangkan rasa lapar ini. Permen yang manis adalah jenis makanan berglikemik index tinggi yang akan diserap oleh tubuh dengan sangat cepat, sehingga rasa lapar akan hilang. Tetapi cara ini hanya akan menahan rasa lapar secara sementara dan dalam jangka pendek saja. Tetapi saya ingatkan, bagi yang mau memakai cara ini, pastikan cara ini hanya untuk kondisi darurat saja, sebaiknya Anda makan normal. Selain itu permen manis berbeda dengan coklat. Kalau Anda berada dalam kondisi ini, kemudian asam lambung meningkat dan mulai merasa mual, sebaiknya hindari permen coklat, karena coklat mengandung kafein yang cukup berbahaya bagi lambung yang sensitif.

- Lambung yang kosong akan membuat kita merasa lapar, kondisi yang paling umum adalah ketika kita sarapan dengan jenis yang berbeda, maka kecepatan kita mulai merasa lapar lagi akan berbeda. Contohnya adalah ketika Anda makan oatmeal sebagai sarapan Anda. Oatmeal dicerna tubuh dengan cepat, sehingga perut kita akan lebih cepat kosong, dibandingkan apabila sarapan kita adalah omelet telur yang digoreng menggunakan canola oil. Lemak dan protein lebih lambat dicerna daripada karbohidrat dari oatmeal, sehingga cara ini akan membuat Anda akan lebih lama merasa kenyang. 100 kalori dari karbohidrat dibandingkan 100 kalori dari protein atau lemak, maka karbohidrat akan membuat Anda merasa lapar lebih cepat dan membuat Anda ingin makan lagi dalam waktu yang pendek.

- Rangsangan dari luar seperti mencium bau makanan yang enak. Kondisi yang satu ini sebaiknya dihindari kalau Anda ingin mengurangi nafsu makan dengan tujuan fat loss:P

Jadi apakah kenyang itu menggemukkan ? Selama kita mengerti proses di atas, dan cara membuat kita tetap kenyang, maka kenyang tidak akan menggemukkan. Dan untuk mengurangi berat badan, kita harus membuat lambung kita penuh terus dengan cara makan setiap 3-4 jam sekali. Cara itu akan membuat kita tidak merasa lapar (contoh point no 2). Dan ketika lambung penuh, maka tubuh kita juga akan membakar kalori yang diperlukan dalam proses pencernaan, suatu benefit yang cukup penting. Berlapar-lapar apalagi sampai maag kita sakit, bukan solusi yang tepat untuk menurunkan berat badan. Penurunan berat badan harus dilakukan secara sehat, bukan dengan cara menyiksa diri.

Denny Santoso, S. Kom, SAC, Dip. CBA, Certified Sport Nutritionist
www.sportindo.com, www.dennysantoso.com - YM: cobramania
www.friendster.com/cobramania
Tips Latihan, Pola Makan dan Panduan Suplementasi Ultimate Nutrition

Posted in Diet

15 Responses to “Apakah Kenyang Itu Menggemukkan?”


Liink May 26th, 2008 at 10:42 pm

sipp..
TeNgs kOo.. bs dicoba neeh..hehehe~

eriXXX May 27th, 2008 at 9:11 am

Setuju banget sama Mas Denny nih…
Dulu dietku g karuan. Stlh baca2 semua artikelnya M’Denny, pola makanku kurubah. Aq jd lbh sering ‘isi perut’. Nggak tunggu smp merasa lapar, pkonya kira2 tiap 3 jam perut kuisi sama makanan yang “bersih”, porsi tepat, no junk. Banyakin protein sama serat.
Hasilnya… BAB jadi lancar, & beratku secara bertahap mulai turun.
Teman2 g percaya bhw beratku bisa turun dengan pola makan yg justru lbh sering itu.
Thanks banget semua infonya ya M’Denny!!!

Aheng - phoenix gym Jambi May 27th, 2008 at 10:38 am

Mantap bgt info ny ko. . Mudah2n berguna bg smua org terutama yg mw menjalan kan pola hdp sehat n penurunan brt bdn. He5. . . Ko,aq ad pertnyan neh. . . Klo sarapan oatmeal ga bgs y? Aq biasa ny mkn pagi jam 7.30 gt oatmel 4 sdm n tlr pth 5-7 bj. Jam 10an gt ud mulai trs laper lg jd aq mkn oatmeal n susu whey. He5. . . Ad yg slh ko? :]

Denny Santoso May 27th, 2008 at 12:11 pm

Sarapan oatmeal bagus koq :) jam 10 laper lagi ya makan lagi, mungkin buah + protein shake begitu ?
Jam 12.30 makan lagi untuk lunch, kan sehari 5-6x. Jadi emang normalnya 3 jam sekali kita akan butuh makan

ayoenova May 27th, 2008 at 4:42 pm

Informasi yang patut diketahui, terima kasih untuk mas Denny Santoso sudah mengedukasi masyarakat banyak. Tetap semangat ya mas…

Denny Santoso May 27th, 2008 at 7:02 pm

Thank you ayoenova, really appreciate your comment :)

yusuf May 28th, 2008 at 9:45 pm

ia bener bgt itu,,

smua caranya mas deny sama dgn saya,,

brti mas deny dah pro dunk,,,

hehehe :P

shirley May 29th, 2008 at 2:52 am

pada prinsipnya kekenyangan itu ga baik that’s why salah satu doa yg terkenal menulis, Give us today our daily bread or berikanlah pada hari ini makanan kami yang secukupnya. nih penyakitnya orang indo. kalo ga habis mubasir sayang buang2x makanan. kadang kita ngak sadar, we don’t want to ruin our food but most of the time we ruin ourselves. So makan aja secukupnya (ngak sampe kekenyangan). kalo kekenyangan juga akhirnya makanan jadi ga nikmat. kalo menggemukkan/ngak kan tergantung apa yang dimakan.

karina June 1st, 2008 at 7:24 am

setujuuu.. masa mo kurus kudu sakit dulu…
yapp… info yang sangat edukatif…

DEE June 11th, 2008 at 3:09 pm

Mas Denny, baru ‘ngeh’ ada web ni…Lg pgn mulai diet juga, maklum sejak jadi new mommy badan melar mulu…duh, jadi malu liat pic sblm nikah. Ikutan baca ya…biar bisa nerapin diet sehat. Lam kenal juga. Thx

indra July 4th, 2008 at 2:12 pm

mas situsnya baru saya baca, soalnya disini internetnya baru online, saya jg tertarik dgn rubrik ini kbtlan bb saya lbh dlnya tidak tapi stlh nikah lgsng over saya sdh cb bbrp produk tp hasilnya jg blm klhtan, saya minta tlg solusinya bagaimana

Denny Santoso July 6th, 2008 at 7:28 am

@Indra, solusinya ya mulailah berolahraga, dan atur pola makan, coba cari dan liat artikel aku dengan judul 12 Langkah Awal Menurunkan Berat Badan.

dyani August 8th, 2008 at 9:01 am

ikutan baca mas. thank infonya. akan saya coba sarannya. doakan berhasil untuk menurunkan berat badan ke ideal.

dyani August 8th, 2008 at 9:03 am

ikutan baca mas. saya lagi punya problem dengan berat badan. akan saya coba tips-nya. doakan berhasil

Apakah Kenyang Itu Menggemukkan? « Getuk banyumas September 16th, 2008 at 6:07 am

[...] Kenyang Itu Menggemukkan? Apakah Kenyang Itu Menggemukkan? Kalau makan kenyang membuat perut tampak besar, berarti kita tidak boleh makan sampai kenyang kalau [...]



Leave a Reply